JURNALIS: Anissa Tifana | EDITOR: Dwi Roma | AGAM | obyektif.tv

NAGARI atau Desa Sipinang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, kini mulai menatap masa depan ekonomi yang lebih cerah. Melalui program PKM-PM Ar-Energy (Areca-Energy) yang digagas mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP), Karang Taruna dan masyarakat desa diberdayakan untuk mengelola potensi pinang sebagai sumber penghasilan berkelanjutan.
Dipimpin oleh Anissa Tifana (Prodi Geografi), dengan anggota Aji Sulaksana dan Valefy Siregar (Geografi), Emilia Ansori (Teknik Mesin), serta Bunga Nauli Bulung (Pendidikan Kimia), tim mahasiswa UNP ini dibimbing langsung oleh dosen pendamping, Lailatur Rahmi SPd MPd.

Program ini menghadirkan alat pengering biji pinang yang dikelola langsung oleh Karang Taruna. Kehadiran alat ini tidak hanya mempermudah proses pengeringan, tapi juga menjadi pintu masuk bagi pemuda desa untuk lebih aktif dalam kegiatan ekonomi produktif.
Ketua Karang Taruna Desa Sipinang Arif, menyampaikan rasa bangga atas peran yang mereka jalankan.

“Selama ini kami lebih sering terlibat dalam kegiatan sosial saja. Dengan adanya program ini, Karang Taruna bisa ikut menggerakkan ekonomi desa. Anak-anak muda jadi punya tanggung jawab dan kebanggaan karena hasil kerja mereka bisa langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Ibu Yuliana, salah seorang warga, menuturkan manfaat nyata yang ia rasakan.

“Dulu kalau musim hujan, pinang susah kering. Sekarang lebih mudah karena ada pengering. Bukan hanya kami petani yang untung, tapi juga pemuda desa yang belajar mengelola usaha. Ini membuat kami merasa lebih kuat karena saling mendukung,” ungkapnya.
Dosen pendamping, Lailatur Rahmi juga memberikan apresiasi terhadap semangat mahasiswa dan antusiasme masyarakat.
“PKM-PM ini tidak hanya soal inovasi, tapi lebih kepada bagaimana mahasiswa bisa hadir di tengah masyarakat, menggerakkan potensi lokal, dan memberdayakan pemuda desa. Itulah nilai penting yang diharapkan dari pengabdian,” jelasnya.
Program Ar-Energy menekankan kolaborasi, kemandirian, dan pemberdayaan masyarakat desa. Dengan Karang Taruna sebagai penggerak, Desa Sipinang diharapkan mampu mengembangkan potensi lokal secara berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan, dan memperkuat persatuan antarwarga.***










