BLORA, obyektif.tv – Penantian panjang warga di sepanjang ruas Jalan Todanan–Ngawen, Kabupaten Blora, berakhir sudah. Setelah puluhan tahun dibiarkan rusak parah, jalan yang selama ini berlubang, bergelombang, dan kerap membahayakan pengguna saat musim hujan, kini telah diperbaiki.
Kebahagiaan warga terlihat saat Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau hasil pekerjaan, Jumat (26/9/2025). Meski terik matahari, warga hingga anak-anak sekolah tampak antusias menyambut kedatangan gubernur di pinggir jalan.
Ibu Sigit, warga setempat, mengaku lega.
“Setiap hari saya lewat sini untuk ke pasar. Rasanya senang sekali sekarang jalannya bagus. Setelah sekian lama tidak pernah diperbaiki, akhirnya dibangun juga. Terima kasih Pak Gubernur,” ujarnya.
Senada, Sumarni menuturkan kondisi jalan sebelumnya sangat berbahaya.
“Dulu bergelombang dan licin kalau hujan. Sekarang Alhamdulillah sudah mulus. Harapannya, jalan lain yang rusak juga segera diperbaiki,” katanya.
Sumi, seorang petani, menambahkan perbaikan jalan membantu aktivitas warga membawa hasil panen. Sementara Wahyu, petani lainnya, mengingatkan dulu jalan ini kerap tergenang banjir.
“Sekarang jalannya sudah baik, terima kasih Pak Ahmad Luthfi,” ucapnya.
Preservasi ruas Todanan–Ngawen sepanjang 2.050 meter tersebut menelan biaya Rp15,394 miliar. Pekerjaan dimulai 14 Juli 2025 dan ditargetkan rampung pada Desember 2025.
Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan, pembangunan jalan ini merupakan bagian dari program prioritas infrastruktur Pemprov Jawa Tengah.
“Jalan ini sangat penting untuk mendukung ekonomi, kelancaran arus masyarakat, serta distribusi barang dan jasa, sehingga konektivitas antarwilayah semakin baik,” tegasnya.
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur didampingi Bupati Blora Arief Rohman serta jajaran organisasi perangkat daerah terkait. ***










