Beranda / REGIONAL / SEMARANG / Festival Kabupaten Semarang: Merayakan Ekonomi Kreatif dari Desa

Festival Kabupaten Semarang: Merayakan Ekonomi Kreatif dari Desa

KABUPATEN SEMARANG, obyektif.tv – Kabupaten Semarang bersiap menggelar Festival Desa Wisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Semarang 2025 pada 6–7 Desember mendatang. Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, masyarakat, pemerintah, dan komunitas kreatif bersiap untuk merayakan kekayaan budaya sekaligus potensi ekonomi kreatif desa. Festival perdana ini akan menampilkan beragam karya, tradisi, dan inovasi lokal dari Kabupaten Semarang, menegaskan bahwa kreativitas tumbuh kuat dari akar masyarakatnya.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Semarang, Pemerintah Kabupaten Semarang, dan komunitas Jejaring Kolektif Semarang Serasi (JKSS). Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Ketua Panitia Festival, Satria Ramadhani, mengatakan persiapan terus dimatangkan melalui rapat koordinasi yang digelar di kawasan wisata Bukit Cinta, Kabupaten Semarang, pada Selasa (11/11/2025). Rapat tersebut dihadiri perwakilan dari Pemkab Semarang serta sejumlah komunitas kreatif dari berbagai kecamatan.

“Kita rapat koordinasi supaya bisa merapatkan barisan dan menyamakan persepsi dari masing-masing komunitas. Ini penting karena sering kali masih banyak pemahaman berbeda tentang apa itu ekonomi kreatif,” ujarnya.

Rama, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa festival ini akan mengangkat tiga gagasan utama: warisan budaya, potensi produk ekonomi kreatif lokal, serta nilai gotong royong dan kolaborasi antar komunitas.

“Yang pertama kita mau mengangkat warisan budaya lokal seperti legenda, cerita rakyat, dan kesenian daerah. Lalu, potensi produk ekonomi kreatif dari UMKM yang sebenarnya sudah berjalan, tapi masih minim eksposur. Harapannya, festival ini bisa menjadi gerbang bagi para pelaku kreatif untuk saling bertemu dan membangun ekosistem yang berkelanjutan,” jelasnya.

Selain menjadi ruang promosi produk dan karya, festival ini juga diharapkan menjadi wadah memperkuat jejaring kolaboratif lintas sektor. Nilai kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat desa menjadi roh utama kegiatan yang mengusung tema Merayakan Desa dan Ekonomi Kreatif tersebut.

Rama pun mengajak masyarakat untuk turut hadir dan merasakan langsung semarak kreativitas Kabupaten Semarang.

“Buat kamu yang penasaran ada apa saja di Kabupaten Semarang, kamu harus datang. Rasakan berbagai inovasi kreatif dari para pelaku ekonomi kreatif lokal,” katanya.

Festival ini diharapkan mampu menjadi wadah tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis desa sekaligus memperkuat literasi masyarakat. Dengan semangat gotong royong dan kreativitas, berbagai potensi lokal dikemas menjadi produk unggulan yang merepresentasikan identitas serta kebanggaan daerah. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *