SEMARANG, obyektif.tv – Ribuan warga memadati Halaman Kantor Balai Kota Semarang dalam kegiatan Jalan Sehat dan Gelar Budaya memperingati Milad ke-113 Muhammadiyah, Minggu (21/12/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa” dan berlangsung meriah sejak pagi hari.
Acara diawali dengan senam bersama, kemudian dilanjutkan jalan sehat dengan rute dari Halaman Balai Kota Semarang menyusuri Jalan Pemuda menuju Jalan Imam Bonjol, dilanjutkan ke Jalan Pierre Tendean. Di titik tersebut, peserta diminta mengumpulkan kupon doorprize sebelum kembali melalui Jalan Pemuda dan finis di halaman Balai Kota. Sepanjang rute, peserta dihibur dengan iringan marching band.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang, Fachrur Rozi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan puncak rangkaian Milad ke-113 Muhammadiyah. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memperingati hari lahir Muhammadiyah, tetapi juga untuk menghadirkan kegembiraan bagi masyarakat.
“Ini dalam rangka Milad Muhammadiyah ke-113, dengan tujuan menggembirakan masyarakat sesuai tema kesejahteraan bangsa. Salah satu bentuk kesejahteraan adalah kesejahteraan mental dan semangat berbagi,” ujar Fachrur Rozi.
Ia menambahkan, rangkaian Milad Muhammadiyah telah dimulai sejak resepsi ulang tahun yang diisi pengajian pimpinan, dilanjutkan berbagai kegiatan di tingkat cabang, hingga puncaknya melalui jalan sehat dan gelar budaya.
Melalui gelar budaya tersebut, Fachrur Rozi menegaskan bahwa Muhammadiyah tidak anti terhadap budaya lokal.
“Muhammadiyah ingin menunjukkan bahwa menjadi muslim yang baik tidak harus tercerabut dari akar budaya sebagai bangsa Indonesia,” katanya.
Ke depan, PDM Kota Semarang berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan teragendakan dengan baik sebagai ruang kebersamaan dan hiburan bagi masyarakat Kota Semarang.
Usai jalan sehat, acara dilanjutkan dengan pengundian doorprize yang dirangkaikan dengan gelar budaya. Sejumlah kesenian tradisional seperti tari Jawa dan karawitan yang dibawakan oleh warga Muhammadiyah turut memeriahkan suasana. Hadiah doorprize yang disediakan cukup beragam, mulai dari kulkas, spring bed, sepeda, sepeda listrik, kipas angin, dua ekor kambing, satu unit sepeda motor, hingga hadiah utama berupa umrah untuk tiga orang.
Salah satu penerima hadiah umrah, Ahmad Musa, warga Banyumanik, mengaku bersyukur dan tidak menyangka terpilih sebagai pemenang.
“Saya ikut untuk meramaikan karena kebetulan bagian dari keluarga Muhammadiyah. Senang sekali bisa ikut acara ini, semoga ke depan Muhammadiyah semakin maju,” ujarnya.
Penerima hadiah umrah lainnya, Asya, siswi SMK Muhammadiyah 6, juga mengaku terkejut saat namanya dipanggil panitia.
“Tidak melakukan apa-apa, hanya berdoa. Kuponnya juga dititipkan dari nenek. Tiba-tiba dipanggil dan diajak ke booth, kaget tapi senang sekali,” katanya.
Kegiatan Jalan Sehat dan Gelar Budaya Milad ke-113 Muhammadiyah ini pun menjadi ruang silaturahmi, hiburan, sekaligus penguatan nilai kebersamaan antara warga Muhammadiyah dan masyarakat luas di Kota Semarang. ***










