SEMARANG, obyektf.tv – Java United mulai mematangkan persiapan menghadapi laga perdana musim baru dengan menjajal Stadion Jatidiri, Kota Semarang, Kamis (3/9/2026). David da Silva dan kawan-kawan menjalani latihan perdana di stadion yang menjadi homebase baru mereka sekaligus mematangkan strategi menghadapi Garudayaksa.
Latihan dimulai sekitar pukul 15.30 WIB di bawah arahan pelatih anyar Java United, Fabio Lefundes. Pelatih asal Brasil tersebut didampingi asistennya, Fabio Oliveira, dalam sesi latihan yang difokuskan pada pemantapan taktik dan latihan bola mati.
Lefundes mengatakan, latihan di Stadion Jatidiri menjadi kesempatan bagi para pemain untuk mengetahui secara langsung kondisi lapangan yang akan menjadi markas mereka. Selain beradaptasi dengan lapangan, tim pelatih juga mulai memberikan pemahaman terkait strategi yang akan diterapkan pada pertandingan mendatang.
“Kita pun akan gunakan kesempatan ini untuk bisa latihan di Jatidiri karena pemain pun penasaran untuk melihat kondisi lapangan seperti apa. Kita sedikit latihan bola mati, sedikit tactical karena ini minggu menjelang pertandingan, jadi kita siapkan untuk pertandingan hari Minggu,” ujar Lefundes.
Menurutnya, dua hari menjelang pertandingan menjadi momentum penting untuk memberikan informasi sekaligus memastikan seluruh pemain memahami strategi yang telah disiapkan.
“Ini settingan terakhir di sini, termasuk hari ini dan besok. Karena biasa H-1 kita banyak informasi tentang pertandingan. Kita gunakan hari ini dan besok untuk memberikan informasi kepada pemain dan membuat mereka siap untuk pertandingan hari Minggu,” katanya.
Lefundes menegaskan, Java United telah memiliki strategi untuk menghadapi Garudayaksa. Meski demikian, penerapan taktik tetap akan disesuaikan dengan karakteristik lawan yang dihadapi.
“Kita sudah punya strategi dan sudah ada. Kita buat settingan akhir, kita ingatkan para pemain dengan strategi yang sudah ada,” ujarnya.
Garudayaksa sendiri akan menjadi lawan Java United pada pertandingan perdana musim ini. Berstatus sebagai tim promosi dari Liga 2, Garudayaksa dinilai tetap memiliki kekuatan yang patut diwaspadai karena diperkuat sejumlah pemain berpengalaman yang sebelumnya bermain di Liga 1.
“Calon lawan kita adalah tim promosi dari Liga 2, tapi materi-materi pemain mereka adalah tim dari Liga 1. Kita sudah tahu dan kita sudah punya cukup informasi,” kata Lefundes.
Ia menyebut sejumlah pemain lokal Garudayaksa juga memiliki pengalaman bermain di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Selain itu, tim tersebut kini ditangani pelatih baru yang menurutnya juga memiliki pengalaman.
“Pemain-pemain lokal mereka yang sekarang ada itu sudah cukup berpengalaman di Liga 1, jadi itu bukan hal aneh bagi kita. Pelatih baru datang, baru perdana di Liga Indonesia dan dia sudah cukup berpengalaman juga,” tuturnya.
Karena itu, Lefundes menilai laga perdana tidak akan mudah. Java United harus menjaga kesiapan dan konsentrasi untuk menghadapi pertandingan pertama sekaligus menjalani rangkaian pertandingan berikutnya.
“Pertandingan itu adalah pertandingan yang sulit, apalagi pertandingan perdana. Kita harus siap menghadapi pertandingan di minggu ini dan pertandingan seterusnya,” tegasnya.
Sementara itu, ketika ditanya mengenai kemungkinan striker anyar Java United, Gustavo, yang direkrut dari Persija, dimainkan bersama David da Silva, Lefundes memilih untuk tidak membocorkan komposisi pemain.
“Kalau memang ingin cari tahu, silakan datang besok hari Minggu. Jadi pertanyaan ini bisa dibuktikan langsung pada hari Minggu,” ujarnya sembari bercanda.
Lefundes menambahkan, strategi dan komposisi pemain akan ditentukan berdasarkan lawan yang dihadapi. Ia juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pertahanan dan serangan.
“Semua strategi itu tergantung lawan yang akan kita hadapi. Strategi yang sudah kita punya itu menjadi lebih baik buat tim karena kita ingin menjaga keseimbangan antara defense dan attacking-nya. Sekarang kita punya pemain yang bisa memenuhi ekspektasi tentang itu,” jelasnya.
Selain strategi, respons pemain selama menjalani latihan juga menjadi pertimbangan tim pelatih dalam menentukan pemain yang akan diturunkan.
“Dalam proses latihan kita sudah menyatakan kesiapan. Memang tetap respons pemain pada saat di lapangan akan membuat kita memilih pemain,” pungkas Lefundes. ***








