Beranda / OLAHRAGA / Kukuhkan 100 Anggota Pagar Nusa, Wali Kota Semarang Tekankan Pengabdian kepada Masyarakat

Kukuhkan 100 Anggota Pagar Nusa, Wali Kota Semarang Tekankan Pengabdian kepada Masyarakat

SEMARANG, obyektif.tv – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menekankan pentingnya pengabdian kepada masyarakat bagi 100 anggota tetap Pagar Nusa Semarang yang baru saja dikukuhkan.

Pesan tersebut disampaikan Agustina saat menghadiri Pengukuhan Anggota Tetap Pagar Nusa Semarang di Rumah Dinas Wali Kota Semarang, Minggu (27/9/2026) malam.

Agustina mengatakan, pengukuhan tersebut bukan sekadar menjadi penanda berakhirnya proses pendidikan dan kaderisasi yang telah dijalani para anggota selama kurang lebih dua hingga tiga tahun. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi awal bagi para anggota untuk mengamalkan ilmu dan kemampuan yang telah diperoleh.

“Ada satu hal yang dekat dengan tradisi Nahdlatul Ulama yaitu ilmu akan semakin bermakna ketika diamalkan dan diwariskan,” kata Agustina.

Menurutnya, proses panjang yang dilalui anggota Pagar Nusa telah membentuk kemampuan pencak silat sekaligus menanamkan kedisiplinan dan tanggung jawab. Karena itu, ilmu yang dimiliki diharapkan tidak berhenti untuk kepentingan pribadi, tetapi dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Agustina juga mengingatkan bahwa pencak silat tidak hanya mengajarkan kemampuan bela diri. Di dalamnya terdapat nilai pengendalian diri, kemampuan membaca keadaan, menghormati orang lain, menjaga sportivitas, serta menggunakan kekuatan secara tepat.

Nilai-nilai tersebut, kata Agustina, dapat menjadi bekal anggota Pagar Nusa dalam menjalankan peran sosial di tengah masyarakat. Kemampuan yang dimiliki dapat dikembangkan sekaligus dibagikan kepada orang lain melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat.

Ia kemudian mengaitkan pentingnya pengabdian dan kebersamaan tersebut dengan pengalaman Kota Semarang saat menjadi tuan rumah MTQ Nasional XXXI. Menurut Agustina, keberhasilan menjaga kenyamanan selama pelaksanaan kegiatan nasional tersebut merupakan hasil keterlibatan berbagai unsur masyarakat.

“Kalian merupakan bagian yang sangat penting dalam proses menciptakan suasana itu,” ujarnya.

Agustina menyebut Semarang sebagai kota harmoni yang membutuhkan kontribusi dari seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, setiap kelompok memiliki peran masing-masing dalam menciptakan kehidupan kota yang aman, nyaman dan kondusif.

Ia mengibaratkan harmoni sebuah kota seperti sebuah konser. Setiap orang memainkan perannya masing-masing dan ketika seluruh peran tersebut berjalan bersama, tercipta satu alunan yang dapat dinikmati oleh semua orang.

Karena itu, Agustina mengajak anggota Pagar Nusa Semarang untuk mengambil bagian dalam menjaga Kota Semarang sebagai kota yang nyaman, bersih, sehat, dan tangguh.

Ia juga mendorong para anggota untuk terus mengembangkan kemampuan sekaligus berbagi pengalaman dan ilmu yang dimiliki kepada masyarakat. Dengan demikian, keberadaan Pagar Nusa diharapkan tidak hanya berperan dalam pengembangan pencak silat, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan sosial.

Dalam kesempatan tersebut, Agustina turut menerima pengukuhan sebagai anggota kehormatan Pagar Nusa Semarang.

Pengukuhan 100 anggota tetap ini sekaligus menjadi momentum memperkuat komitmen Pagar Nusa dalam melanjutkan kaderisasi, menjaga nilai-nilai pencak silat, serta mengarahkan kemampuan anggotanya untuk pengabdian dan kemanfaatan bagi masyarakat. ***

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *