Beranda / REGIONAL / SEMARANG / Suhu Terkendali, Wali Kota Semarang Minta Pemantauan TPA Jatibarang Diperketat

Suhu Terkendali, Wali Kota Semarang Minta Pemantauan TPA Jatibarang Diperketat

SEMARANG, obyektif.tv – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti meminta pemantauan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang terus diperketat meski hasil pengukuran suhu menunjukkan kondisi relatif terkendali. Langkah ini diperlukan untuk mengantisipasi perubahan suhu dan kemungkinan munculnya kembali titik panas di area tersebut.

Berdasarkan hasil pemantauan menggunakan drone thermal pada Kamis (15/10/2026) pukul 05.00 WIB, suhu tertinggi di Titik 1 tercatat 28,4 derajat Celsius, sedangkan di Titik 2 mencapai 29,1 derajat Celsius. Sementara itu, suhu di luar kedua titik tersebut berkisar antara 20 hingga 21 derajat Celsius.

Agustina mengatakan, hasil pemantauan tersebut menjadi indikasi bahwa kondisi suhu di area yang dipantau relatif rendah dan terkendali. Namun, petugas tetap diminta meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan perkembangan kondisi di lapangan.

“Puji Tuhan, hasil pemantauan pagi ini menunjukkan suhu di area yang dipantau relatif rendah dan terkendali. Namun, kita tetap harus waspada. Pemantauan perlu terus dilakukan untuk memastikan perkembangan kondisi di lapangan dan agar perubahan suhu atau indikasi titik panas dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas,” ujar Agustina.

Pemantauan menggunakan drone thermal dilakukan untuk memetakan kondisi suhu, terutama pada titik-titik yang menjadi perhatian dalam proses pendinginan. Data hasil pemetaan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi petugas untuk menentukan langkah penanganan sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

Agustina menegaskan, pemantauan tidak boleh berhenti hanya karena suhu di sejumlah titik menunjukkan kondisi terkendali. Petugas perlu terus mencermati perubahan suhu, khususnya di area yang sebelumnya menjadi perhatian, guna mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik panas.

Selain pemantauan rutin, koordinasi antarpersonel juga harus dijaga agar setiap perkembangan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti. Dengan demikian, proses pemantauan dan penanganan dapat berjalan secara konsisten sesuai kebutuhan.

Agustina turut mengapresiasi seluruh petugas yang terus melakukan pemantauan dan penanganan di TPA Jatibarang. Ia mengingatkan bahwa keselamatan petugas maupun masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi harus tetap menjadi prioritas selama proses tersebut berlangsung.

“Terima kasih kepada seluruh petugas yang terus bekerja dan bersiaga di lapangan. Kita ingin memastikan kondisi TPA Jatibarang tetap terkendali melalui pemantauan yang konsisten dan penanganan yang tepat. Keselamatan petugas dan masyarakat di sekitar TPA harus tetap menjadi perhatian utama,” tutup Agustina. ***

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *