Beranda / REGIONAL / KENDAL / Bupati Kendal Tekankan Penanaman Pohon sebagai Investasi Ekologis Jangka Panjang

Bupati Kendal Tekankan Penanaman Pohon sebagai Investasi Ekologis Jangka Panjang

KENDAL, obyektif.tv – Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menegaskan bahwa penanaman pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan investasi ekologis jangka panjang yang sangat penting bagi keberlanjutan lingkungan dan sumber daya alam di Kabupaten Kendal.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Kendal saat memimpin apel peserta penanaman pohon di Dusun Kenjuran, Desa Purwosari, Kecamatan Sukorejo, Minggu (8/2/2026). Menurutnya, gerakan penghijauan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan hidup.

“Penanaman pohon merupakan investasi ekologis jangka panjang untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan keberlanjutan sumber daya air. Karena itu, kegiatan ini tidak boleh berhenti pada simbol semata,” ujar Mbak Tika, sapaan akrabnya.

Ia menekankan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana, seperti menanam, merawat, dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Upaya tersebut, kata dia, menjadi bentuk tanggung jawab bersama demi masa depan Kendal.

“Aksi ini adalah wujud kepedulian kita terhadap alam. Setiap langkah kecil yang dilakukan secara konsisten akan memberi dampak besar bagi generasi mendatang,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Mbak Tika menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan penanaman pohon, khususnya GP Ansor dan Banser Kendal, serta komunitas dan relawan lingkungan yang turut berpartisipasi aktif.

“Kepedulian ini menunjukkan bahwa masyarakat Kendal memiliki komitmen yang kuat dalam menjaga kelestarian alam,” ungkapnya.

Mbak Tika berharap program penghijauan dapat dilakukan secara masif dan berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Kendal. Ia juga meminta kepada dinas terkait dan para camat untuk aktif melakukan pemantauan serta pengawasan lingkungan, terutama di wilayah yang rawan mengalami kerusakan dan membutuhkan langkah mitigasi.

Lebih lanjut, Mbak Tika mengajak komunitas, relawan, penggiat lingkungan, serta organisasi kemasyarakatan untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

“Setelah penanaman, yang terpenting adalah perawatan. Tanaman harus dipantau dan dipelihara. Jika ada yang mati, segera dilakukan penanaman kembali agar manfaatnya benar-benar dirasakan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Kendal Ahmad Ali Nurudin menjelaskan, jenis pohon yang ditanam difokuskan pada tanaman keras yang berfungsi sebagai penyangga alam. Menurutnya, penanaman pohon merupakan salah satu bentuk mitigasi bencana yang paling rasional dan berdampak jangka panjang.

“Menanam hari ini memang belum langsung terasa hasilnya, tetapi ini adalah investasi keselamatan untuk masa depan Kendal,” ujarnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *