TEGAL, obyektif.tv – Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung lokasi bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Jumat (6/22026). Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran didampingi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.
Kunjungan ini merupakan kali kedua bagi Gibran ke wilayah terdampak tanah bergerak di Kabupaten Tegal. Sebelumnya, pada Rabu (4/22026), Ia telah meninjau kondisi lapangan sekaligus memimpin rapat darurat penanganan bencana bersama pemerintah daerah dan instansi terkait.
Gibran tiba di posko pengungsian yang berada di rumah warga bernama Kamal sekitar pukul 09.35 WIB. Setibanya di lokasi, ia langsung berdialog singkat dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Kapolda Jawa Tengah, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Usai perbincangan, Gibran bersama Luthfi bergerak meninjau langsung kondisi rumah-rumah warga di titik terdampak pergerakan tanah Desa Padasari. Rombongan menggunakan kendaraan roda dua mengingat akses menuju lokasi terbatas serta kondisi tanah yang masih labil.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya kehadiran negara sejak awal dalam penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin rapat koordinasi darurat di Posko Terpadu Kesehatan Desa Padasari, Rabu, 4 Februari 2026.
“Hadirnya negara adalah memberikan kepastian bahwa masyarakat di hunian tetap bisa eksis dan mandiri. Inilah hadirnya negara yang kita tunggu-tunggu,” ujar Luthfi.
Dalam rapat tersebut, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman melaporkan bahwa pergerakan tanah di Desa Padasari masih bersifat dinamis dan berdampak pada ratusan rumah warga. Hingga sore hari, tercatat sekitar 250 rumah terdampak dan sebanyak 804 jiwa terpaksa mengungsi ke sejumlah titik pengungsian.
Pemerintah pusat dan daerah terus berkoordinasi untuk memastikan keselamatan warga, penanganan darurat, serta percepatan rencana relokasi dan pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana. ***










