Beranda / OLAHRAGA / Fokus Prestasi, PBSI Salatiga Siapkan Jaminan Kesehatan bagi Atlet

Fokus Prestasi, PBSI Salatiga Siapkan Jaminan Kesehatan bagi Atlet

SALATIGA, obyektif.tv – Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Salatiga, Vita Olivia, menegaskan komitmennya memprioritaskan prestasi atlet melalui penyediaan jaminan perlindungan kesehatan. Salah satu langkah konkret yang akan ditempuh adalah mendaftarkan atlet berprestasi ke program BPJS Ketenagakerjaan.

“Perlindungan ini penting agar atlet bisa fokus berlatih dan bertanding tanpa khawatir terhadap risiko cedera. Saat latihan maupun mengikuti turnamen atau kejuaraan, mereka tetap terlindungi,” kata Vita usai pelantikan Pengurus PBSI Kota Salatiga di Pendopo Mapolres Salatiga, Jumat (13/2/2026).

Menurutnya, jaminan kesehatan menjadi bagian penting dalam sistem pembinaan. Dengan adanya perlindungan tersebut, PBSI dapat memfasilitasi penanganan jika terjadi cedera atau gangguan kesehatan yang dialami atlet.

Selain aspek perlindungan, Vita juga menekankan pentingnya kesinambungan pembinaan. Ia menilai pembinaan usia dini di sejumlah klub berjalan cukup baik. Namun, saat atlet memasuki usia remaja dan dewasa, pembinaan kerap tidak berlanjut sehingga sebagian atlet memilih mengembangkan karier di luar daerah.

“Ke depan, pembinaan harus berkelanjutan. Jangan sampai potensi atlet hilang karena tidak ada kesinambungan,” ujarnya.

Vita menyebut, potensi bulutangkis di Salatiga cukup besar. Hal itu terlihat dari aktifnya klub-klub pembinaan serta meningkatnya kepercayaan terhadap kota ini untuk menggelar berbagai ajang pertandingan.

Ia mengungkapkan, Salatiga tengah dibicarakan sebagai calon tuan rumah Pekan Olahraga Daerah (Porda), meski masih menunggu verifikasi sarana dan prasarana. Selain itu, kota ini juga diproyeksikan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) serta turnamen bulutangkis yang digelar instansi vertikal di lingkungan Kementerian Kesehatan.

“Banyaknya event di Salatiga tentu berdampak positif, bukan hanya bagi pembinaan atlet, tetapi juga bagi perekonomian daerah,” katanya.

Vita Olivia akan memimpin PBSI Kota Salatiga periode 2026–2030 bersama 35 pengurus lainnya. Ia dilantik oleh Ketua PBSI Jawa Tengah, Akhmad Khafidz Basri Yusuf, yang berharap kepengurusan baru mampu meningkatkan kualitas pembinaan dan melahirkan lebih banyak atlet berprestasi dari Salatiga.

“Pelatihan bagi para pelatih harus difasilitasi agar pembinaan berjalan terarah dan prestasi atlet meningkat,” ujar Akhmad. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *