Beranda / REGIONAL / Preservasi Jalan Strategis Wiradesa–Kajen Capai 45 Persen

Preservasi Jalan Strategis Wiradesa–Kajen Capai 45 Persen

PEKALONGAN, obyektif.tv – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau proyek preservasi ruas Jalan Wiradesa–Kajen sepanjang 5,475 kilometer di Kabupaten Pekalongan, Kamis (2/10/2025). Pekerjaan yang digarap sejak 17 Juli 2025 dengan nilai kontrak Rp33,3 miliar itu ditargetkan rampung dalam 160 hari.

Berdasarkan laporan hingga 28 September 2025, progres fisik mencapai 45,27 persen atau melampaui target 34,96 persen. Dengan capaian tersebut, deviasi positif tercatat 10,31 persen. Sejumlah pekerjaan telah berjalan, mulai dari galian biasa, perbaikan CAP, pelebaran jalan dengan pondasi agregat kelas A, hingga perkerasan beton semen.

Ahmad Luthfi menegaskan, ruas jalan tersebut memiliki peran strategis karena menjadi jalur utama penghubung Pantura dengan pusat Kabupaten Pekalongan, sekaligus terkoneksi dengan Tol Trans Jawa Exit Bojong.

“Pembangunan jalan bukan hanya mendukung pergerakan ekonomi, tetapi juga penting untuk ketahanan pangan. Ruas Wiradesa ini strategis karena dilalui mahasiswa, pelaku usaha, dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan di Jawa Tengah dijalankan secara bertahap dan konsisten guna memastikan pemerataan. Hingga saat ini, kondisi jalan provinsi tercatat 94 persen mantap, sementara 6 persen sisanya menjadi prioritas percepatan.

“Penguatan infrastruktur tetap menjadi fokus pemerintah provinsi karena dampaknya sangat besar terhadap perekonomian. Program ini juga kami jalankan bersama Wakil Gubernur Taj Yasin,” katanya.

Antusiasme masyarakat pun terlihat. Darkomah, warga Wiradesa, mengaku lega melihat kondisi jalan diperbaiki.

“Dulu jalannya rusak parah karena dilewati truk besar. Sekarang sudah mulai berubah, walau sedikit terganggu, kami rela demi kebaikan bersama,” ungkapnya.

Ahmad, warga lainnya, menuturkan jalan yang sudah dibeton kini lebih nyaman dilalui.

“Dulu banyak gelombang. Sekarang lebih bagus. Saya sering lewat sini untuk antar anak ke TK,” katanya.

Hal serupa disampaikan Nur Husanah yang menyebut jalannya kini lebih lebar dan mulus.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Cipta Karya Jateng, Hanung Triyono, menambahkan, total panjang ruas Wiradesa–Kajen mencapai 17 kilometer. Saat ini tengah dilakukan perkerasan beton sepanjang 3,1 kilometer serta pengaspalan 1,2 kilometer di bawah tol.

“Targetnya Desember 2025 kondisi jalan sudah mantap. Kami optimistis bisa selesai lebih cepat, pertengahan Desember atau awal Januari,” jelasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *