SEMARANG, obyektif.tv – Peran guru saat ini tidak hanya sebatas mengajar, tetapi juga membentuk karakter generasi muda di tengah tantangan era digital.
Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, saat menghadiri kegiatan Halal Bihalal Keluarga Besar Koordinator Satuan Pendidikan (Korsatpen) Kecamatan Ngaliyan yang digelar di Auditorium Kampus 3 UIN Walisongo, Kamis (2/4/2026).
Dalam sambutannya, Iswar menegaskan bahwa pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial membawa dampak signifikan terhadap perilaku anak-anak. Kondisi tersebut menjadikan peran guru semakin strategis dalam menjaga nilai-nilai budaya serta jati diri bangsa.
“Pengaruh media sosial sangat besar. Guru tidak hanya mengajar, tetapi juga memiliki tanggung jawab membentuk karakter agar generasi muda tidak kehilangan nilai-nilai budaya,” ujarnya.
Ia menambahkan, para pendidik dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, sekaligus tetap menanamkan pendidikan karakter sebagai fondasi utama dalam proses pembelajaran.
Selain itu, Iswar juga mengapresiasi terselenggaranya kegiatan Halal Bihalal sebagai momentum mempererat silaturahmi pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Semarang, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, mohon maaf lahir dan batin,” tuturnya.
Ia menilai, kegiatan tersebut juga menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antarpendidik dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan di Kota Semarang.
“Fondasi yang kuat adalah kebersamaan. Dari sinilah kita bisa melangkah bersama membangun Semarang yang semakin hebat,” pungkasnya.
Kegiatan berlangsung hangat dan diikuti oleh para kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan di wilayah Kecamatan Ngaliyan. Halal Bihalal ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam memajukan dunia pendidikan. ***










