Beranda / REGIONAL / SEMARANG / KAI Wisata Hidupkan Lawang Sewu Lewat Cosplay Carnival

KAI Wisata Hidupkan Lawang Sewu Lewat Cosplay Carnival

SEMARANG, obyektif.tv – PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata), anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), menghadirkan inovasi baru dalam pengembangan wisata heritage dengan menggelar Lawang Sewu Cosplay Carnival: Monster Academy Level Up. Ajang ini sukses menghidupkan suasana sejarah Lawang Sewu dengan sentuhan budaya populer yang dekat dengan generasi muda.

Ratusan cosplayer dari berbagai kota memenuhi halaman tengah Lawang Sewu, menampilkan parade karakter anime dan gim yang memikat perhatian pengunjung. Direktur Operasi KAI Wisata, Eko Januardi, mengatakan antusiasme peserta menjadi bukti kuatnya daya tarik Lawang Sewu sebagai destinasi lintas generasi.

“Komunitas cosplay di Semarang dan sekitarnya sangat antusias mengikuti acara ini. Ini menunjukkan bahwa Lawang Sewu memiliki daya tarik yang kuat bagi berbagai kalangan,” ujar Eko.

Selama satu hari penuh, bangunan bersejarah itu berubah menjadi ruang imajinasi penuh warna. Wisatawan disuguhkan beragam kegiatan menarik, mulai dari J-Song Contest, Coswalk Competition, hingga penampilan musik dari Lieren Band, Equivalent, Nekomachi, Dua Serupa Band, dan Kyouki Hikari.

Menurut Riesta Junianti, Corporate Branding & Communication KAI Wisata, kegiatan ini menjadi cara kreatif untuk memperkenalkan kembali nilai heritage kepada publik, khususnya generasi muda.

“KAI Wisata ingin menunjukkan bahwa pelestarian heritage bisa berjalan beriringan dengan kreativitas generasi muda. Lawang Sewu tidak hanya menjadi saksi sejarah, tetapi juga ruang ekspresi budaya populer yang positif,” jelas Riesta.

KAI Wisata berkomitmen terus memperkenalkan pesona heritage Indonesia melalui pendekatan yang kreatif, kolaboratif, dan relevan dengan zaman.

Lawang Sewu Cosplay Carnival menjadi langkah nyata dalam memperluas pengalaman wisata sejarah yang interaktif, sekaligus mendukung komunitas muda untuk berekspresi secara positif di ruang publik,” tutup Eko.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *