JAKARTA, obyektif.tv – PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata), anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang pariwisata, perhotelan, tour & travel, serta MICE, berpartisipasi sebagai seller dalam ajang Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) 2025. Pameran pariwisata berskala internasional ini digelar oleh Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di NICE, Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2), Jakarta Utara, pada 10–12 Oktober 2025.
Partisipasi KAI Wisata dalam WITF 2025 menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi perusahaan sebagai bagian dari ekosistem pariwisata nasional berbasis transportasi publik, khususnya kereta api. Melalui ajang ini, KAI Wisata mempromosikan berbagai lini bisnisnya, mulai dari Tour & MICE, Train Charter, Hotel Management, hingga Lounge dan Travel Services.
Selain memamerkan produk dan layanan, KAI Wisata juga menjalin kemitraan strategis dengan pelaku industri pariwisata global melalui sesi business matching bersama para buyer internasional dari kawasan Asia, Eropa, Timur Tengah, hingga Amerika.
Direktur Operasi PT KAI Wisata Eko Januardi mengatakan, partisipasi dalam WITF 2025 merupakan momentum penting untuk memperkenalkan potensi wisata berbasis transportasi kereta api kepada dunia internasional.
“Kami melihat WITF 2025 sebagai peluang besar untuk memperluas jejaring pariwisata Indonesia dan menjembatani kolaborasi lintas negara. Keikutsertaan ini juga sejalan dengan komitmen KAI Wisata dalam mendukung program Wonderful Indonesia yang diinisiasi oleh Kemenparekraf,” katanya.
Menurut Eko, KAI Wisata ingin menunjukkan bahwa perjalanan dengan kereta api kini bukan sekadar sarana transportasi, melainkan pengalaman wisata yang berkesan, nyaman, dan berkelas dunia.
Sementara itu, Riesta Junianti, Corporate Branding & Communication KAI Wisata, menambahkan bahwa keterlibatan perusahaan dalam ajang internasional seperti WITF merupakan wujud penerapan strategi komunikasi korporat yang konsisten dalam memperkuat brand image perusahaan.
“Kehadiran kami di WITF 2025 mempertegas posisi KAI Wisata sebagai brand pariwisata yang kredibel, inovatif, dan terbuka terhadap kolaborasi global,” ungkapnya.
Tahun ini, WITF diikuti lebih dari 300 exhibitor dari berbagai sektor pariwisata nasional serta menghadirkan 200 buyer, terdiri atas 150 pembeli internasional dan 50 lokal. Para buyer berasal dari beragam industri seperti agen perjalanan, maskapai penerbangan, MICE, penyedia layanan transportasi, dan hospitality.
Melalui ajang ini, KAI Wisata menegaskan komitmennya untuk menjadi penghubung antara industri pariwisata nasional dan pasar global dengan mempromosikan destinasi wisata Indonesia yang terintegrasi dengan layanan transportasi kereta api.
“Kami percaya sinergi antara pemerintah, BUMN, dan pelaku industri pariwisata akan membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi kreatif nasional. KAI Wisata siap menjadi bagian dari perjalanan besar tersebut,” tutupnya.










