Beranda / OBYEKTRIP / Kawasan Berokan Akan Dikembangkan sebagai Taman dan Pusat Durian

Kawasan Berokan Akan Dikembangkan sebagai Taman dan Pusat Durian

KABUPATEN SEMARANG, obyektif.tv – Rencana penataan Kawasan Strategis Berokan Sukasari di Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, memasuki babak akhir. Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Kabupaten Semarang telah memaparkan hasil kajian final yang mengusulkan kawasan tersebut dikembangkan menjadi taman dengan pusat durian dan kuliner lokal.

Kepala Bapperida Kabupaten Semarang, Moh Muslih, menyampaikan bahwa penataan Berokan termasuk program prioritas daerah dan sudah tercantum secara tegas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Penataan Kawasan Berokan adalah bagian dari agenda strategis Kabupaten Semarang untuk mengoptimalkan potensi lokal. Hari ini kami memaparkan hasil kajian lengkapnya,” ujar Muslih seusai kegiatan pemaparan di kantor Bapperida, Selasa (19/11/2025).

Pemaparan dilakukan oleh tim konsultan dari CV Tunas yang dipimpin Sutarni, atau akrab disapa Mbak Nanik dari Bawen Raya. Dalam hasil kajiannya, tim menawarkan tiga alternatif pengembangan Berokan:

  1. Mempertahankan aktivitas karaoke yang sudah ada, dengan penataan ulang.
  2. Mengubah kawasan menjadi taman dan pusat kuliner.
  3. Mengembangkan kawasan menjadi taman dengan pusat durian dan kuliner lokal.

Setelah melalui analisis teknis dan penilaian berbagai aspek, alternatif ketiga dipilih sebagai opsi paling ideal. Model pengembangan ini dinilai mampu menghadirkan nilai tambah ekonomi, memperkuat identitas kawasan, serta memberikan citra positif bagi Bawen dan Kabupaten Semarang.

Acara pemaparan juga diikuti oleh perwakilan teknis dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat Bawen, Lurah Bawen, serta tim dari Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Semarang. Keterlibatan lintas sektor ini menegaskan komitmen bersama dalam mendukung arah penataan kawasan yang lebih terintegrasi.

Sekretaris Bapperida, Chrisolina Libratini Endraswari Sayogiyanti, yang memandu jalannya diskusi, menyebutkan bahwa hasil pembahasan segera disampaikan kepada Bupati Semarang untuk mendapatkan arahan final.

“Masukan dari tim teknis dan peserta hari ini akan kami rangkum untuk disampaikan kepada Bapak Bupati, sebagai dasar pengambilan keputusan akhir,” ujarnya.

Melalui penataan ini, pemerintah daerah berharap Kawasan Berokan Sukasari dapat berkembang menjadi ruang publik yang representatif sekaligus pusat aktivitas ekonomi baru yang memberi manfaat bagi masyarakat Bawen, serta mendukung penguatan sektor pariwisata di Kabupaten Semarang. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *