JURNALIS: Dewi Azzahroh | EDITOR: Dwi Roma | SEMARANG | obyektif.tv
AURA kebanggaan menyelimuti keluarga besar Pondok Pesantren Darul Muqorrobin, Kelurahan Sijeruk, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Delegasi Paskibra Madrasah Aliyah (MA) Darul Muqorrobin yang dikenal dengan nama Bribakdhi sukses menorehkan prestasi gemilang dengan menyabet gelar Juara III Purwa dalam ajang bergengsi Lomba Cipta Kreasi Paskibra Kampus Udinus (Loptasiku) 10 di Kampus Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Sabtu (24/1/2026).

Perjalanan menuju podium juara dimulai sejak Jumat (23/1/2026) sore, saat tim bertolak dari Kendal menuju Kampus Udinus untuk melakukan orientasi medan. Di bawah naungan langit Semarang, dedikasi para santri ini diuji dalam latihan intensif hingga larut, demi memberikan performa paripurna di esok hari.

Ada pemandangan yang menggetarkan sesaat sebelum tim memasuki lapangan di urutan ketiga. Di tengah riuh rendah kompetisi tingkat SMA sederajat tersebut, para personel Bribakdhi tetap tenang dengan melantunkan shalawat. Pendampingan dari pelatih serta ustaz dan ustazah memberikan kekuatan spiritual yang memicu kekompakan gerakan PBB serta variasi formasi yang ritmis dan presisi di hadapan dewan juri.

Ketegangan memuncak saat mendung menggelayuti langit sore di sela pengumuman pemenang. Isak syukur pecah ketika nama MA Darul Muqorrobin diumumkan sebagai peraih Juara III Purwa.

”Alhamdulillah, usaha disiplin latihan serta ikhtiar yang beriringan dengan doa telah membuahkan hasil. Mengingat ekstrakurikuler Paskibra di madrasah kami masih seumur jagung, pencapaian ini adalah kado yang luar biasa,” ungkap Kak Rozak, Pelatih Paskibra MA Darul Muqorrobin dengan nada haru.

Keberhasilan ini menjadi cerita unik bagi para anggotanya. M. Faqih Nur Fathoni, siswa asal Batam, mengaku sempat dibayangi rasa khawatir, namun keraguan itu pupus oleh semangat tim. Di sisi lain, Aldo, siswa asal Pemalang, sejak awal telah menanamkan optimisme tinggi untuk membawa pulang piala ke Bumi Kendal.

Kebanggaan senada diungkapkan oleh dua anggota putri, Chanda Crissila dan Fatma Dewi Sabrina. Mereka berharap prestasi ini menjadi batu loncatan agar tim semakin kompak dan memiliki gerakan yang lebih ritmis ke depannya.
Kepala MA Darul Muqorrobin Dewi Arum Budianti memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim inti yang berjumlah 16 personel di bawah komando Darel Ivan PP tersebut.
”Saya berharap prestasi ini dapat terus ditingkatkan. Kepada seluruh siswa, khususnya anggota Paskibra, tetaplah tekun dan jaga semangat berlatih. Kami percaya tim ini mampu menorehkan prestasi yang lebih tinggi di masa depan,” pungkasnya.
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa status sebagai santri bukan hambatan untuk eksis dan berprestasi di bidang ketangkasan baris-berbaris tingkat regional.***











Satu Komentar
Terharu. Bangga. Bercampur aduk jadi satu. Senang. Bersyukur tak lupa doa-doa baik untuk seluruh pihak yang terlibat. Termasuk terlibat dalam pensyiaran dakwah dan keberhasilan kami. Jazakumullahu khoiron katsiron wa ahsanul jaza’a