SEMARANG, obyektif.tv – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bersama Satlantas Polrestabes Semarang akan menerapkan pengalihan arus lalu lintas pada Minggu (7/12/2025) pagi, guna mendukung kelancaran kegiatan kirab Tradisi Kenal Pamit serta Pelepasan dan Penerimaan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) sebagai warga kehormatan Kota Semarang.
Kirab Taruna Akpol akan diberangkatkan dari Jalan Pemuda depan Balai Kota Semarang, melalui Pandanaran, dan berakhir di Jalan Pahlawan depan Polda Jawa Tengah. Kegiatan tersebut diperkirakan melibatkan ratusan peserta sehingga rekayasa lalu lintas dilakukan untuk menjaga keamanan serta kenyamanan masyarakat pengguna jalan.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyampaikan bahwa pengaturan lalu lintas merupakan langkah antisipatif agar pelaksanaan acara berjalan tertib tanpa mengganggu aktivitas warga.
“Pengamanan dan pengaturan lalu lintas kami lakukan untuk memastikan rangkaian kegiatan kirab Taruna Akpol berjalan lancar. Kami memohon pengertian masyarakat atas penyesuaian rute sementara ini,” ujarnya.
Rekayasa lalu lintas yang diberlakukan meliputi:
- Bundaran Paragon diberlakukan alih arus situasional.
- Jalan Pemuda menggunakan satu lajur khusus untuk kirab, sementara lajur lainnya tetap dibuka untuk lalu lintas umum.
- Arus kendaraan dari ujung Pandanaran menuju Tugu Muda dialihkan ke Jalan Dr. Sutomo.
- Simpang Eka Karya Bergota dialihkan ke arah Pandanaran, seiring penutupan jalur dari TL Kyai Saleh ke Bergota dan akses dari Jalan Pekunden.
- Traffic Light Fatima Zahra dialihkan ke arah kiri melalui Jalan Kampung Kali.
- Traffic Light KFC Simpang Lima ditutup sementara saat kirab melakukan atraksi.
Petugas Dinas Perhubungan serta kepolisian akan ditempatkan di sejumlah titik pengalihan untuk mengarahkan pengguna jalan dan memastikan arus tetap terkendali.
Agustina mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan mobilitas dengan rekayasa lalu lintas yang diberlakukan serta mematuhi arahan petugas di lapangan.
“Kami berharap masyarakat dapat mendukung kelancaran acara ini sebagai bentuk penghormatan kepada para Taruna Akpol dan kebanggaan bagi Kota Semarang,” tambahnya.
Pemkot Semarang berharap pengalihan arus tersebut dapat berlangsung efektif sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar. ***










