Beranda / REGIONAL / Resmikan Embung Geblog, Ahmad Luthfi Perkuat Irigasi dan Ketahanan Pangan di Temanggung

Resmikan Embung Geblog, Ahmad Luthfi Perkuat Irigasi dan Ketahanan Pangan di Temanggung

TEMANGGUNG, obyektif.tv – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meresmikan Embung Geblog di Desa Geblog, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, Senin (23/2/2026). Infrastruktur sumber daya air yang diusulkan sejak 2019 itu rampung dibangun pada Desember 2025 dan kini mulai dimanfaatkan masyarakat.

Embung Geblog dibangun menggunakan anggaran Rp5,7 miliar dari APBD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025. Sarana tersebut memiliki kapasitas tampung 18.143 meter kubik dan mampu mengairi lahan perkebunan seluas kurang lebih 30 hektare.

Keberadaan embung diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan air saat musim kemarau sekaligus mendukung penguatan ketahanan pangan di daerah.

Ketua Kelompok Tani Wahyu Mulyo Dusun Bugel, Suyadi, mengatakan pembangunan embung menjadi harapan baru bagi petani setempat. Selama ini, petani mengalami kesulitan memperoleh air untuk menyiram tanaman durian, kopi, alpukat, dan palawija ketika kemarau.

Menurutnya, sebelum embung dibangun, petani harus mengambil air dari sungai menggunakan jeriken dengan jarak tempuh 1 hingga 3 kilometer dari kebun. Kondisi itu dinilai memberatkan, terlebih lahan pertanian di kawasan tersebut juga dimiliki petani dari Gandon, Kemloko, Kemiri, dan wilayah sekitarnya.

“Dengan adanya embung ini, kebutuhan air petani saat musim kemarau diharapkan dapat tercukupi,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan bahwa pembangunan embung merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat pengelolaan sumber daya air dan mendukung swasembada pangan.

Ia menyebut, berdasarkan aspirasi pemerintah desa dan kecamatan, embung tidak hanya difungsikan untuk pengairan, tetapi juga berpotensi dikembangkan sebagai destinasi wisata serta sumber air baku bagi masyarakat sekitar.

“Manfaatnya besar, mulai dari pengairan, air baku, hingga potensi wisata. Karena itu pembangunan embung dan saluran irigasi akan terus kita dorong,” katanya.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, lanjutnya, berkomitmen memperbanyak pembangunan embung di berbagai wilayah. Secara ideal, satu embung ditargetkan dapat melayani kebutuhan dua kecamatan.

Peresmian tersebut turut dihadiri Bupati Temanggung Agus Setyawan serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jawa Tengah Henggar Budi Anggoro. Pemerintah daerah berharap, selain meningkatkan produktivitas komoditas unggulan seperti durian dan kopi, Embung Geblog juga mampu menggerakkan ekonomi desa melalui pengembangan wisata berbasis sumber daya air. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *