SEMARANG, obyektif.tv – Seri kedua ajang balap sepeda downhill urban 76 IDH Urban 2025 resmi digelar di Kota Semarang, Sabtu (4/10/2025). Start yang dimulai dari Gapura Genuk Baru RT 07 RW 07, Tegalsari dan finish di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Kecamatan Candisari. Para rider harus menempuh lintasan sepanjang kurang lebih 900 meter yang melewati perkampungan warga dengan berbagai tantangan.
Andhien Rahmadhani, rider asal Batu, Malang, yang tergabung dalam tim Kedai Olvans Squad X Afos Katana Family, mengaku puas dengan jalannya seri kedua ini. Menurutnya, atmosfer balapan berbeda dibanding seri pertama di Pasuruan.
“Kalau seri pertama kemarin dingin, sekarang panas banget. Tapi justru bikin seru karena lintasannya lebih menantang, obstacle juga banyak banget, jadi saya enjoy di sini,” ujar Andhien yang turun di kelas Women Open.
Ia menyebut rute di Semarang kali ini cukup high speed sehingga tidak terlalu banyak membutuhkan pedaling, meski tetap ada bagian yang menuntut tenaga ekstra.
“Sesi di drop tengah, double jump, dan tikungan-tikungan cukup menantang. Harapannya saya bisa tetap diberikan keselamatan dan hasil terbaik, baik untuk saya maupun tim,” tambahnya.
Gelaran yang berlangsung hingga Minggu (5/10/2025) ini mempertemukan rider dari berbagai daerah. Babak final dipastikan menjadi ajang adu nyali sekaligus unjuk keterampilan terbaik para peserta. ***










