Beranda / LIFESTYLE / SENI BUDAYA / Samuel Wattimena Apresiasi Festival Rembulan Serasi

Samuel Wattimena Apresiasi Festival Rembulan Serasi

KABUPATEN SEMARANG, obyektif.tv – Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel Wattimena, mengapresiasi penyelenggaraan Festival Ekonomi Kreatif dan Desa Wisata bertajuk Rembulan Serasi yang berlangsung selama dua hari di kawasan Bukit Cinta, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Sabtu-Minggu (6-7/12/2025). Festival ini menjadi gelaran perdana yang diinisiasi Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Semarang dengan dukungan Dinas Pariwisata serta pelaku ekonomi kreatif dan desa wisata.

Didampingi Ketua Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Semarang, Dimas Herdy Utomo, Samuel berkeliling area festival untuk menyaksikan pertunjukan seni sekaligus mengunjungi satu per satu stan desa wisata, meninjau langsung potensi produk kreatif yang berpeluang dikembangkan lebih jauh.

“Saya memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat di acara Bukit Cinta. Ini adalah acara pertama yang digagas oleh Komite Ekonomi Kreatif dan mendapat dukungan luas, baik dari dinas pariwisata maupun para pelaku ekonomi kreatif,” ujar Samuel, Sabtu (6/12/2025).

Lebih lanjut, Samuel menilai bahwa evaluasi merupakan bagian penting dari setiap proses yang harus dijalani. Namun secara keseluruhan, penyelenggaraan ini sudah berjalan sangat luar biasa dan sesuai dengan harapan serta gambaran yang ia bayangkan sebelumnya.

“Acara ini perlu dilanjutkan dengan evaluasi karena kerja kreatif tidak pernah mencapai titik sempurna. Ia harus terus berjalan, sebagaimana kebudayaan yang tidak boleh berhenti. Kalau kita merasa puas, maka dia akan stuck,” tegasnya.

Ia juga mendorong penguatan basis data potensi ekonomi kreatif di Kabupaten Semarang serta koordinasi lintas lembaga untuk memperkuat kapasitas penyelenggaraan festival ke depan.

“Kekuatan seni dan budaya adalah basis kemandirian dan harga diri. Komunikasi dan kolaborasi harus terus ditingkatkan di semua lini, baik di tingkat dinas maupun di tingkat kabupaten,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Semarang, Dimas Herdy Utomo, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan festival. Ia mengatakan bahwa festival ini menjadi ruang aktualisasi bagi komunitas dan pelaku kreatif untuk menunjukkan karya terbaik mereka.

“Senang sekali bisa menjahit mimpi-mimpi teman-teman komunitas. Kami ingin menjelaskan bahwa festival adalah lembarannya komunitas, bukan lembaran event organizer atau pihak yang mencari keuntungan,” ujarnya.

Dimas menegaskan bahwa festival ini lahir dari akar rumput dan menjadi bukti bahwa gerakan komunitas mampu menghadirkan penyelenggaraan yang berbeda dan bernilai.

“Kami ingin membuktikan bahwa berasal dari komunitas, dari akar rumput, pun dapat menyajikan sesuatu yang berbeda,” tuturnya.

Festival Rembulan Serasi menghadirkan beragam pertunjukan dan pameran, mulai dari atraksi budaya, pentas musik, hingga produk unggulan desa wisata. Agenda kegiatan antara lain pertunjukan Kenduri Rawapening, Rawa Pening Show, Rama Orchestra, Pendapa Abhirama, pementasan Rembulan Serasi, serta pameran produk ekonomi kreatif dan desa wisata. Acara digelar di kawasan wisata Bukit Cinta, ikon destinasi di tepi Danau Rawa Pening yang menjadi pusat aktivitas kebudayaan dan ekonomi kreatif masyarakat Banyubiru dan sekitarnya.

Dengan dukungan legislatif, pemerintah daerah, komunitas seni, pelaku UMKM, dan desa wisata, Festival Rembulan Serasi diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan pariwisata Kabupaten Semarang. Gelaran perdana ini dianggap sebagai momentum awal untuk memperluas kolaborasi, membuka peluang investasi budaya, serta memperkuat identitas daerah melalui seni dan kearifan lokal. Publik menantikan langkah tindak lanjut berupa peningkatan manajemen penyelenggaraan dan penguatan data potensi kreatif, sehingga festival ini dapat tumbuh menjadi ruang inspirasi dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Semarang. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *