SEMARANG, obyektif.tv – Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel Wattimena, menggelar pertemuan dengan sejumlah organisasi masyarakat (ormas) Katolik dan Kristen Kabupaten Semarang di Rumah Pohan, Kota Lama Semarang, Minggu (28/9/2025). Forum tersebut menjadi ruang dialog untuk menyerap aspirasi sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Hadir dalam kesempatan itu perwakilan dari Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LPPD), Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI), Majelis Kristen Indonesia (MKI), (Badan Kerja Sama Antar Gereja (BKSAG), Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI), serta Pemuda Katolik Komda Jawa Tengah. Kabid Poldagri Kesbangpol Kabupaten Semarang, Yuni Indrasari, turut mendampingi dan mengapresiasi jalannya pertemuan.
Dalam paparannya, Samuel menegaskan pentingnya sektor yang menjadi lingkup kerja Komisi VII DPR RI, mulai dari UMKM, ekonomi kreatif, pariwisata, hingga industri. Menurutnya, Kabupaten Semarang memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
“UMKM dan ekonomi kreatif bukan hanya soal ekonomi, tapi juga menyangkut martabat dan kemandirian bangsa,” ujarnya.
Ia mendorong ormas berperan sebagai motor penggerak masyarakat melalui pelatihan keterampilan, pengembangan produk kreatif, dan promosi pariwisata berbasis kearifan lokal.
Kesan positif datang dari Yuni Indrasari. Ia mengaku baru kali ini menghadiri audiensi dengan wakil rakyat yang berlangsung akrab dan tanpa sekat.
“Selama 16 tahun di pemerintahan, baru kali ini saya merasakan pertemuan yang hangat dengan anggota DPR RI. Ini contoh ideal komunikasi publik,” katanya.
Samuel menambahkan, pembangunan daerah tidak mungkin ditopang satu pihak saja, melainkan hasil kerja bersama berbagai elemen. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kolaborasi bukan sekadar bekerja bersama, tapi menyatukan kekuatan untuk hasil nyata,” tegasnya.
Pertemuan ditutup dengan ajakan optimistis agar komunikasi antara legislatif, pemerintah, dan masyarakat terus terjaga. Samuel berharap gagasan yang lahir dari forum dapat ditindaklanjuti menjadi program konkret. ***










