SEMARANG, obyektif.tv – Semarang Moto Modification Contest ke-9 yang diselenggarakan Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (UNNES) berlangsung sukses dan meriah. Ajang tahunan para pecinta modifikasi motor tersebut digelar pada 29 November 2025 di Gedung Oryza Sativa, Semarang, dengan jumlah peserta lebih dari 80 unit motor modifikasi dari berbagai kota di Indonesia.
Wakil Dekan III Fakultas Teknik UNNES, Rusiyanto, mengapresiasi tingginya animo peserta yang datang dari berbagai daerah.
“Alhamdulillah kegiatan Semarang Moto Modification Contest ke-9 ini berjalan lancar dan pesertanya cukup banyak, lebih dari delapan puluh peserta dari berbagai kota di Indonesia hadir di Semarang,” ujarnya.
Menurutnya, peserta tidak hanya berasal dari Semarang dan sekitarnya, tetapi juga dari Jakarta, Surabaya, Solo, serta wilayah lain. Ia berharap melalui kegiatan ini mahasiswa lebih memahami perkembangan dunia modifikasi di masyarakat.
“Harapannya para mahasiswa dapat memahami kondisi modifikasi yang berkembang serta bagaimana modifikasi dilakukan secara baik,” tambahnya.
Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Saddam Mahasurya, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menjadi wadah kreativitas para modifikator untuk menampilkan karya terbaik mereka kepada publik.
“Semarang Moto Modification Contest digelar untuk menampung hobi para modifikator sekaligus memamerkan karya mereka kepada masyarakat,” ujarnya.
Tahun ini penyelenggaraan memiliki pembaruan, yakni dilaksanakan di dalam gedung setelah sebelumnya digelar outdoor serta hadirnya kategori baru Mio Style.
“Semoga ajang ini dapat meningkatkan kreativitas di dunia otomotif dan memperkuat silaturahmi antar modifikator dari berbagai kota,” imbuhnya.
Pelaksanaan kontes tahun ini semakin kompetitif dengan keterlibatan dua juri profesional dari media otomotif nasional, yaitu Wahyu Twins dan Tito Monster dari Ototrend, yang menilai berbagai aspek seperti konsep modifikasi, finishing, detail, kreativitas, hingga aspek fungsional kendaraan.
Ajang Semarang Moto Modification Contest 2025 menghasilkan sejumlah modifikator terbaik yang berhasil membawa pulang gelar juara dari delapan kelas yang diperlombakan. Setelah melalui proses penilaian oleh dewan juri, berikut daftar nama-nama peserta yang berhasil menempati posisi terbaik di masing-masing kategori.
Kelas MIO SERIES
- Juara 1: Mio Sporty – Chepot UMC (UMC Project Semarang)
- Juara 2: Mio Sporty – Wahyu UMC (UMC Project Semarang)
- Juara 3: Mio – M. Maftuh Hilmi (GPN Part Kudus)
Kelas CB & GL
- Juara 1: CB100 – Tio Rozani Firnando (Putra Jaya Garage Purwodadi)
- Juara 2: GL1995 – Satria (SJM Garage Semarang)
- Juara 3: CB100 1973 – David Dwi (Siput 18 Garage Sragen)
Kelas LOKAL
- Juara 1: DT Tracker – Ryandi (SDM Modified Semarang)
- Juara 2: GL1995 – Satria (SJM Garage Semarang)
- Juara 3: GL1986 – Hisyam (Pojok Frame Semarang)
Kelas PELAJAR/MAHASISWA
- Juara 1: Dtracker – Ryandi Whakidani (UPGRIS Semarang)
- Juara 2: Mio – Muhammad Maftuh Hilmi (UMK Kudus)
- Juara 3: Nmax – AM. Yusuf Hadiarta (SMK 4 Semarang)
Kelas RESTORASI FASHION 2&4T
- Juara 1: FizR – Alfi (Miky Modified Semarang)
- Juara 2: FizR – Bagas Cili (Omah Wesi Garage Jogja)
- Juara 3: FizR – Dista (AE 2 Stroke Madiun)
Kelas PURE DAILY USE
- Juara 1: Ami – Nabil (Miky Modified Semarang)
- Juara 2: Satria – Dhika (DK Project x Sipur Ngesot Karanganyar)
- Juara 3: Mio – Lenno (B2 Project Semarang)
Kelas SUNMORY STYLE
- Juara 1: Ninja – Mini One (D Pay Racing feat PWM Modified Salatiga)
- Juara 2: Ninja – Resi Balap (Resi Balap Jepara)
- Juara 3: Honda Dio – Dista (AE 2 Stroke Madiun)
Kelas RACING STYLE
- Juara 1: Udin EL – EL Garage Semarang
- Juara 2: MX King – Kaka (AT Project Jepara)
- Juara 3: Nouvo – Nouvo (J2CM Jepara)
Semarang Moto Modification Contest #9 menjadi momentum penting bagi pengembangan kreativitas dan industri otomotif, sekaligus memperkuat jaringan komunitas modifikator nasional. ***










