SEMARANG, obyektif.tv – Pemerintah Kota Semarang mencatatkan prestasi pada peringatan Hari Jadi ke-479 Kota Semarang dengan memecahkan Rekor Dunia MURI melalui gelaran Lumpiavaganza di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Minggu (3/5/2026). Sebanyak 10.052 lumpia dibagikan gratis kepada masyarakat dan melampaui target awal sebanyak 10.000 porsi.
Piagam penghargaan Rekor Dunia MURI diserahkan langsung kepada Wali Kota Agustina Wilujeng Pramestuti setelah dilakukan verifikasi faktual di lokasi kegiatan.
Ketua MURI Semarang, Ari Andriyani, mengatakan jumlah lumpia yang dibagikan telah diverifikasi secara resmi oleh tim MURI.
“Dari usulan 10.000 porsi, setelah verifikasi di lapangan tercatat sebanyak 10.052 lumpia dibagikan kepada masyarakat melalui mekanisme penukaran botol plastik,” ujarnya.
Menurut Ari, kegiatan tersebut tidak hanya mencetak rekor dunia, tetapi juga memiliki nilai edukatif karena menggabungkan pelestarian kuliner khas Semarang dengan kampanye kepedulian lingkungan.
Ia menyebut lumpia sebagai simbol akulturasi budaya yang telah lama menjadi identitas Kota Semarang. Karena nilai budaya yang diusung, MURI menetapkan capaian tersebut sebagai rekor dunia.
“Lumpia bukan sekadar makanan, tetapi simbol kebhinekaan dan harmoni budaya. Karena nilai tersebut, prakarsa ini tidak hanya dicatat sebagai rekor nasional, tetapi dikukuhkan sebagai rekor dunia,” katanya.
Ribuan warga tampak memadati kawasan Simpang Lima untuk mengikuti rangkaian kegiatan Lumpiavaganza. Antusiasme masyarakat terlihat dalam program penukaran botol plastik dengan lumpia gratis yang menjadi bagian dari kampanye pengurangan sampah plastik.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku UMKM, dan masyarakat.
“Ini bukan sekadar soal angka, tetapi tentang kebanggaan warga Semarang terhadap identitas kotanya. Lumpia adalah warisan budaya yang kita angkat bersama hingga diakui dunia,” ujarnya.
Agustina juga menyampaikan apresiasi kepada 33 pelaku UMKM lumpia yang turut berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada MURI dan seluruh masyarakat Kota Semarang. Rekor dunia ini menjadi kado istimewa untuk Hari Jadi ke-479 Kota Semarang,” pungkasnya.
Melalui gelaran Lumpiavaganza, Pemerintah Kota Semarang memperkuat posisi kota sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan kuliner, sekaligus menunjukkan inovasi daerah yang mampu mendapat pengakuan di tingkat global. ***










