Beranda / REGIONAL / Nawal Yasin Dukung Duta Genre Jateng Berlaga di Ajang Nasional, Dorong Perluasan Edukasi Remaja

Nawal Yasin Dukung Duta Genre Jateng Berlaga di Ajang Nasional, Dorong Perluasan Edukasi Remaja

SEMARANG, obyektif.tv – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, menyatakan dukungan penuh kepada Duta Generasi Berencana (Genre) Jawa Tengah yang akan mewakili provinsi tersebut pada ajang Apresiasi Duta Genre Nasional (Adu Jaknas) 2026.

Dukungan itu disampaikan saat menerima audiensi Duta Genre Jawa Tengah di Rumah Dinas Wakil Gubernur Jawa Tengah, Kamis (16/7/2026).

Dua wakil Jawa Tengah yang akan berlaga di tingkat nasional, yakni Naura Ade Putri dan Arya Fatikh, hadir dalam audiensi tersebut didampingi Sekretaris Perwakilan BKKBN Jawa Tengah, Alkhafid Hidayat.

Dalam kesempatan itu, kedua finalis memaparkan sejumlah program inovatif yang telah dijalankan untuk menjawab berbagai persoalan remaja. Program tersebut meliputi Senandung Asa, edukasi pencegahan stunting, penguatan inklusi sosial, hingga kampanye kesehatan mental.

Nawal Arafah Yasin atau yang akrab disapa Ning Nawal mengapresiasi berbagai inovasi yang digagas para Duta Genre. Menurutnya, program-program tersebut relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini dan sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin.

“Para Duta Genre menyampaikan berbagai inovasi yang sudah dilakukan, mulai dari Senandung Asa, program pencegahan stunting, inklusi sosial, hingga kesehatan mental. Program-program seperti ini sangat dekat dengan kehidupan remaja,” ujarnya.

Ia menilai Duta Genre memiliki peran strategis sebagai agen edukasi karena mampu menyampaikan berbagai informasi penting melalui pendekatan teman sebaya. Cara tersebut dinilai lebih efektif dalam mengedukasi remaja mengenai perencanaan kehidupan berkeluarga, kesehatan reproduksi, pencegahan stunting, hingga kesehatan mental.

“Permasalahan yang dihadapi remaja saat ini akan lebih efektif jika disampaikan oleh sesama remaja. Karena itu, keberadaan Duta Genre sangat penting sebagai agen edukasi,” katanya.

Meski demikian, Ning Nawal berharap gerakan Genre tidak hanya bergantung pada dua orang yang terpilih sebagai duta. Ia menginginkan lahir lebih banyak kader muda yang dapat menjadi kepanjangan tangan program Genre di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Untuk memperluas jangkauan edukasi tersebut, ia mengusulkan pelaksanaan Training of Trainers (TOT) bagi para Duta Genre maupun relawan muda. Melalui pelatihan tersebut, diharapkan semakin banyak generasi muda yang memiliki kemampuan memberikan edukasi kepada teman sebayanya.

“Saya ingin tidak hanya dua orang Duta Genre yang bergerak, tetapi ada banyak kepanjangan tangan dari program Genre. Melalui pelatihan atau Training of Trainers, pesan-pesan edukasi bisa menjangkau lebih banyak remaja di seluruh Jawa Tengah,” jelasnya.

Ning Nawal optimistis keterlibatan lebih banyak agen perubahan akan memperkuat upaya penanganan berbagai isu strategis yang dihadapi remaja, seperti kesehatan mental, pencegahan pernikahan usia anak, penyalahgunaan narkoba, serta stunting melalui pendekatan yang lebih efektif dan dekat dengan kehidupan mereka.

Sementara itu, Pemilihan Duta Genre Jawa Tengah 2026 dijadwalkan berlangsung pada 27 Juli 2026. Ajang tersebut menjadi tahapan untuk memilih wakil terbaik yang akan membawa nama Jawa Tengah pada kompetisi tingkat nasional sekaligus memperkuat peran generasi muda sebagai pelopor, motivator, dan edukator bagi remaja di daerah. ***

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *