SEMARANG, obyektif.tv — Kota Semarang meraih Juara 1 Investment Challenge (IC) 2026 melalui proyek Semarang Logistic Hub – Urban Consolidation Center (UCC) Terboyo dalam rangkaian Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2026 di Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Ajang yang diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah itu diikuti 43 proposal proyek investasi dari 34 kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
Penghargaan tersebut diterima langsung Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Semarang, Puput Widhiatmoko Hadinugroho. Sementara itu, Kota Surakarta dan Kota Salatiga serta Kabupaten Cilacap menempati posisi berikutnya.
Kemenangan Semarang ditopang kesiapan data proyek, kejelasan potensi investasi, serta kemampuan pemerintah daerah dalam melakukan business matching dengan calon investor.
Proyek UCC Terboyo dinilai memiliki prospek strategis karena didukung posisi Semarang sebagai simpul konektivitas logistik Jawa Tengah. Keberadaan Pelabuhan Tanjung Emas, akses jalan tol, bandara, serta kawasan industri menjadi modal penting dalam pengembangan pusat konsolidasi dan distribusi barang tersebut.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa konsep investasi yang ditawarkan Kota Semarang memiliki daya saing sekaligus memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.
“Capaian ini memperlihatkan kesiapan konsep investasi Kota Semarang. Proyek UCC Terboyo dirancang sebagai simpul penggerak ekonomi yang menghubungkan jalur logistik terpadu dengan penguatan daya saing sekitar 33.000 UMKM di 177 kelurahan,” ujarnya.
Menurut Agustina, Pemerintah Kota Semarang juga terus menjaga iklim investasi agar tetap kondusif dan memberikan kepastian bagi investor yang ingin masuk maupun mengembangkan usahanya di Kota Semarang.
“Kami memastikan investasi yang masuk tidak hanya memberikan kepastian bisnis bagi investor, tetapi juga membuka peluang kemitraan strategis dengan pelaku usaha lokal serta menyerap tenaga kerja daerah,” tegasnya.
Pasca meraih juara, Pemkot Semarang akan membawa proyek UCC Terboyo ke ajang Semarang Business Forum (Sem’Biz) 2026 yang dijadwalkan berlangsung Oktober mendatang.
Forum tersebut akan menjadi momentum untuk mempertemukan proyek UCC Terboyo secara langsung dengan calon investor potensial sekaligus memperluas peluang kerja sama investasi.
Optimisme terhadap pengembangan investasi juga didukung kinerja investasi Kota Semarang yang menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Semester I 2026, realisasi investasi telah mencapai Rp6,57 triliun atau 52,11 persen dari target tahunan sebesar Rp12,6 triliun.
Ke depan, Pemerintah Kota Semarang akan memperkuat promosi investasi, menyempurnakan dokumen penawaran proyek, serta mengawal setiap peluang investasi agar dapat berlanjut hingga tahap realisasi.
Upaya tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai investasi, tetapi juga memperkuat perekonomian daerah, memperluas kemitraan dengan pelaku usaha lokal, dan membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat. ***




