Beranda / LIFESTYLE / SENI BUDAYA / Gayatri Jateng Hidupkan Gambang Semarang dan Dolanan Jadul di Kota Lama

Gayatri Jateng Hidupkan Gambang Semarang dan Dolanan Jadul di Kota Lama

SEMARANG, obyektif.tv — Komunitas perempuan Gayatri Jawa Tengah menghidupkan suasana Kota Lama Semarang melalui pertunjukan Tari Gambang Semarang dan permainan tradisional dalam gelaran Warasverse Inclusivity, Minggu (13/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Oudetrap, Kota Lama Semarang, tersebut digelar Pemerintah Kota Semarang pada 11–17 September 2026 sebagai bagian dari rangkaian Festival Kota Lama.

Menjelang pukul 16.30 WIB, anggota Gayatri Jateng tampil membawakan Tari Gambang Semarang. Pertunjukan seni tersebut menarik perhatian wisatawan yang tengah berkunjung dan menikmati suasana kawasan Kota Lama.

Selain menampilkan kesenian tradisional, Gayatri Jateng mengajak pengunjung memainkan sejumlah dolanan jadul, seperti lompat karet, engklek, dan egrang batok.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu cara komunitas memperkenalkan kembali permainan tradisional sekaligus menghadirkan ruang interaksi antara komunitas, pelaku UMKM, dan wisatawan.

Dalam kegiatan itu, Gayatri Jateng juga membuka stan yang menampilkan sejumlah produk karya anggotanya. Total terdapat delapan tenant binaan Pemerintah Kota Semarang yang menghadirkan berbagai produk lokal dalam Warasverse Inclusivity.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng turut mengunjungi stan-stan tersebut. Ia berinteraksi dengan pelaku UMKM dan melihat berbagai produk karya lokal yang ditampilkan.

Anggota Gayatri Jateng, Yunita Komalaningrum, mengatakan pihaknya senang dapat dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keikutsertaan Gayatri menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk anggota sekaligus memperluas keberadaan komunitas di Kota Semarang.

“Senang sekali karena Gayatri bisa ikut serta berpartisipasi. Produk-produk UMKM kami juga diangkat, sehingga kami mulai dikenal di Kota Semarang,” ujar Yunita.

Ia menjelaskan, Gayatri merupakan organisasi sosial yang bergerak di bidang sosial dan budaya, khususnya bagi perempuan di Jawa Tengah.

Sementara itu, anggota Gayatri Jateng, Ine Tahira, berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar pada tahun mendatang dengan melibatkan lebih banyak anggota dan karya.

“Semoga banyak event seperti ini dan kami bisa ikut serta. Semoga lebih banyak anggota Gayatri yang bisa menampilkan karya dan berpartisipasi mengharumkan Kota Semarang,” katanya.

Ine menambahkan, Gayatri Jateng secara rutin melakukan perkumpulan dan memberikan pembinaan kepada anggotanya. Pembinaan tersebut mencakup pengembangan produk, pelatihan, hingga seminar yang berkaitan dengan peningkatan kualitas karya.

“Kami sering melakukan perkumpulan dan memberikan binaan. Untuk produk yang ada di event ini juga ada anggota yang mendapat pembinaan bagaimana produksinya bisa menjadi lebih baik,” ujarnya.

Gayatri Jateng, lanjut Ine, juga masih membuka kesempatan bagi perempuan yang ingin bergabung dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

“Kami masih membuka peluang bagi wanita di luar sana yang ingin bergabung. Bagi yang punya kelebihan tetapi masih bingung menemukan potensinya, bisa kami bantu di sini,” katanya. ***

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *