Beranda / REGIONAL / SEMARANG / Warga Antusias Saksikan MTQ Nasional XXXI di Simpang Lima Semarang

Warga Antusias Saksikan MTQ Nasional XXXI di Simpang Lima Semarang

SEMARANG, obyektif.tv — Antusiasme masyarakat menyambut pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Jawa Tengah terus terlihat. Hingga malam hari, warga masih memadati Lapangan Simpang Lima, Semarang, yang menjadi salah satu venue utama penyelenggaraan ajang tersebut.

Pemandangan itu terlihat pada Rabu (16/9/2026) malam. Sekitar seribuan warga duduk di tengah lapangan, sebagian di atas hamparan terpal, untuk menyaksikan langsung Babak Penyisihan Cabang Seni Baca Al Quran Golongan Dewasa.

Di tengah kerumunan warga, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen turut hadir dan berbaur dengan masyarakat. Gus Yasin, sapaan akrabnya, terlihat beberapa kali mengabadikan suasana menggunakan telepon selulernya.

Kehadiran Gus Yasin awalnya tidak banyak disadari warga. Namun, setelah mengetahui keberadaannya, sejumlah warga langsung mendekat. Ada yang bersalaman dan sungkem, meminta foto bersama keluarga, hingga mengajaknya berswafoto.

Gus Yasin juga menyempatkan diri berbincang dengan warga untuk mengetahui pengalaman mereka selama pelaksanaan MTQ Nasional XXXI di Jawa Tengah.

“Masha Allah, luar biasa,” kata Nabil, warga Kota Semarang.

Nabil datang ke Lapangan Simpang Lima untuk menyaksikan cabang Seni Baca Al Quran. Selain menikmati lantunan ayat suci yang dibawakan para qari dan qariah, ia mengaku kedatangannya sekaligus untuk mengobati kerinduan terhadap suasana pesantren.

“Saya dulu santri di pondok, dari SD, SMP, SMA. Luar biasa bisa menyaksikan langsung suara para qari dan qariah di ajang MTQ Nasional,” ujarnya.

Interaksi Gus Yasin dengan warga juga berlangsung hangat ketika bertemu sekelompok remaja dari MAN 2 Semarang. Ia meminta mereka menyanyikan Mars MTQ.

Lima remaja itu pun langsung menyanyikannya dengan penuh semangat.

“Kemarin ikut nyanyi apa tidak?” tanya Gus Yasin.

“Ikuuut,” jawab mereka kompak.

Salah satu di antaranya, Rafi Pratama, mengaku senang dapat menyaksikan secara langsung MTQ Nasional yang tahun ini digelar di kotanya.

“Senang sekali, karena ini adalah penantian yang lama untuk jadi tuan rumah,” katanya.

Hal serupa dirasakan Livia Carissa bersama rekan-rekannya dari MAN 2 Semarang. Mereka sebelumnya turut menyanyikan Mars MTQ dalam rangkaian kegiatan di Jalan Pahlawan.

“Kita kemarin menyanyi di Jalan Pahlawan. Seru sekali karena ikut memecahkan Rekor MURI,” kata Livia.

Menurut dia, pelaksanaan MTQ Nasional di Jawa Tengah memberikan pengalaman tersendiri bagi para pelajar.

“Keren, bagus, menyenangkan, seru,” ujarnya.

Antusiasme juga disampaikan Muhammad Itqon Alexander, warga Kota Semarang yang pernah menjadi bagian dari kafilah Jawa Tengah. Ia menilai pelaksanaan MTQ Nasional XXXI di Jawa Tengah menjadi momentum yang membanggakan.

“Sangat megah dan membanggakan,” kata Itqon.

Itqon sebelumnya menjadi delegasi Cerdas Cermat Quran (CCQ) kafilah Jawa Tengah pada MTQ Nasional XXVIII Tahun 2020 di Bukittinggi, Sumatera Barat. Pada 2025, ia juga menjadi peserta MTQ Nasional Mahasiswa di Banjarmasin, mewakili Universitas Gadjah Mada (UGM).

Tidak hanya warga yang datang secara individu, Lapangan Simpang Lima juga dipadati keluarga dan rombongan pengajian. Salah satunya Masrifah, warga Kecamatan Tugu, yang datang bersama rombongan pengajian.

“Datang sama rombongan pengajian,” ujarnya saat disapa Gus Yasin.

Selain masyarakat Kota Semarang, Gus Yasin juga menyapa sejumlah keluarga kafilah dari luar Jawa Tengah. Mereka datang untuk mendampingi sekaligus memberikan dukungan kepada anggota keluarga yang berlaga dalam MTQ Nasional XXXI.

Lapangan Simpang Lima menjadi salah satu venue utama penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI, khususnya untuk cabang Seni Baca Al Quran. Rangkaian MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu (19/9/2026).

Seremoni penutupan akan digelar terbuka untuk masyarakat. Wakil Presiden Gibran Rakabuming dijadwalkan menutup secara resmi pelaksanaan MTQ Nasional XXXI di Jawa Tengah.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *