SEMARANG, obyektif.tv – Puluhan siswa TK PAUD Jemema Islamic School Kota Semarang mengikuti kunjungan edukatif ke Kantor Wakil Gubernur Jawa Tengah di Jalan Pahlawan, Semarang, Senin (18/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran bagi anak-anak untuk mengenal profesi di bidang pemerintahan sejak usia dini.
Suasana ruang rapat Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen pun mendadak riuh oleh tawa dan keceriaan anak-anak. Mereka tampak antusias mencoba mikrofon di meja rapat sambil bercanda dan saling menyapa dengan teman-temannya.
Didampingi para guru, para siswa diajak melihat langsung suasana kerja di lingkungan pemerintahan provinsi Jawa Tengah. Mereka juga dikenalkan dengan berbagai simbol budaya dan identitas daerah yang dipajang di kompleks kantor gubernur.
Salah satu siswi, Inara, mengaku senang bisa berkunjung ke kantor Wakil Gubernur Jawa Tengah dan melihat beragam koleksi budaya khas Jawa Tengah.
“Senang sekali, bisa melihat bendera pataka, ada wayang, keris, dan bisa bertemu Pak Haji Taj Yasin Maimoen,” ujarnya.
Wakil Kepala Sekolah Jemema Islamic School, Annisa Devy, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari pembelajaran tema profesi bagi anak usia dini, khususnya profesi di lingkungan pemerintahan.
Menurutnya, anak-anak perlu dikenalkan sejak dini dengan berbagai jenis pekerjaan agar memiliki wawasan yang lebih luas mengenai cita-cita dan lingkungan sosial di sekitarnya.
“Anak-anak belajar bahwa pekerjaan itu bermacam-macam, termasuk di bidang pemerintahan seperti gubernur dan wakil gubernur. Kami ingin mereka tidak takut dengan lingkungan pemerintahan dan bisa melihat langsung bagaimana suasana kerja di kantor gubernuran,” katanya.
Selain mengenal profesi pemerintahan, para siswa juga diajak melihat bendera pataka kabupaten/kota se-Jawa Tengah, wayang, keris, batik, hingga miniatur Candi Borobudur yang dipajang di ruang tunggu kantor gubernur dan wakil gubernur.
Dalam kesempatan tersebut, Taj Yasin Maimoen menyambut hangat kedatangan para siswa. Pria yang akrab disapa Gus Yasin itu juga menyapa satu per satu anak dan menanyakan cita-cita mereka.
Beragam jawaban pun muncul. Danesh mengaku ingin menjadi pelukis, Isam bercita-cita menjadi polisi, sementara Risti ingin menjadi dokter hewan.
Gus Yasin memberikan semangat kepada anak-anak agar rajin belajar dan berani mengenal berbagai profesi sejak dini, termasuk pekerjaan di lingkungan pemerintahan.
“Anak-anak ingin belajar kepemimpinan dan mengenal macam-macam pekerjaan di perkantoran pemerintahan. Semoga kunjungan ini bisa menambah semangat mereka untuk belajar,” ujar Gus Yasin. ***










