SEMARANG, obyektif.tv – Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 Dewaruci New Community (DNC) tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum refleksi untuk memperkuat nilai-nilai keimanan. Melalui pengajian yang digelar di Burjo Edenia, Jalan Abdul Rahman Saleh No. 515, Semarang Barat, Rabu (15/7/2026), komunitas tersebut mengajak anggotanya memahami konsep cinta dalam Islam sebagai bekal menjalani kehidupan.
Pengajian menghadirkan Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kota Semarang, KH Heri Widodo, yang menyampaikan tausiah mengenai makna cinta menurut ajaran Islam. Ia menjelaskan bahwa cinta sejati tidak berhenti pada perasaan, melainkan diwujudkan melalui kedekatan dengan Allah SWT, ketaatan menjalankan perintah-Nya, serta kesiapan berkorban.
Menurut KH Heri, orang yang mencintai sesuatu akan selalu mengingat apa yang dicintainya. Begitu pula seorang hamba yang mencintai Allah, akan senantiasa mengingat-Nya dalam setiap aktivitas kehidupan.
“Ciri orang yang mencintai Allah adalah selalu mengingat-Nya, baik pagi, siang, sore maupun malam,” ujarnya.
Konsep cinta yang kedua, lanjutnya, adalah kesiapan menjadi hamba yang taat. Kecintaan kepada Allah diwujudkan dengan melaksanakan setiap perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya dengan penuh keikhlasan.
Sementara konsep ketiga adalah pengorbanan. Menurutnya, cinta sejati selalu membutuhkan pengorbanan sebagai bukti ketulusan seseorang terhadap apa yang dicintainya.
“Jika seseorang mampu menerapkan ketiga konsep cinta tersebut kepada Allah, insya Allah akan memperoleh keselamatan fid-dunyā wal-ākhirah atau di dunia dan di akhirat,” jelasnya.
KH Heri juga mengapresiasi Dewaruci New Community yang dinilainya tidak hanya menjadi wadah bagi pecinta seni musik, tetapi juga aktif menggelar kegiatan keagamaan dan sosial.
“Di Dewaruci ada kegiatan menyanyi, pengajian, hingga bakti sosial. Selama sebuah komunitas menghadirkan hikmah dan manfaat, maka itu merupakan sesuatu yang luar biasa. Semoga Dewaruci senantiasa mendapat rahmat, hidayah, dan rida Allah SWT,” katanya.
Sementara itu, Penasehat Dewaruci New Community, Marsiswanto, mengatakan pengajian sengaja digelar bertepatan dengan peringatan HUT ke-7 sebagai upaya memperkuat fondasi keimanan seluruh anggota.
Menurutnya, selain mempertimbangkan jadwal kegiatan yang akan memasuki bulan Agustus, momentum ulang tahun menjadi waktu yang tepat untuk melakukan refleksi sekaligus mempererat kebersamaan dalam komunitas.
“Kami ingin memberikan fondasi keimanan yang lebih kuat kepada teman-teman. Dewaruci sudah memasuki usia tujuh tahun, sehingga kami berharap kegiatan pengajian ini dapat terus berlanjut berdampingan dengan kegiatan seni, khususnya menyanyi,” ujarnya.
Marsiswanto menegaskan, ke depan DNC tidak hanya berfokus pada aktivitas hiburan, tetapi juga akan terus mengembangkan kegiatan yang memberikan manfaat sosial dan spiritual.
“Insya Allah di usia yang ketujuh ini kami akan terus melengkapi berbagai kegiatan yang masih kurang dan meningkatkan program-program yang sudah berjalan. Harapannya, Dewaruci menjadi komunitas yang semakin lengkap dan memberikan manfaat lebih luas bagi anggotanya maupun masyarakat,” katanya.
Dukungan juga datang dari komunitas lain yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Gading, perwakilan Komunitas Symphony, menyampaikan ucapan selamat sekaligus doa agar DNC terus berkembang.
“Selamat ulang tahun ke-7 untuk Dewaruci New Community. Semoga semakin sukses, semakin jaya, memiliki semakin banyak penggemar, dan seluruh kegiatannya berjalan lancar. Kami sebagai sesama komunitas saling mendoakan yang terbaik agar Dewaruci terus maju dan memberikan inspirasi,” ucapnya.
Peringatan HUT ke-7 Dewaruci New Community menjadi penanda komitmen komunitas tersebut untuk terus memadukan kegiatan seni, keagamaan, dan sosial sebagai bagian dari upaya membangun kebersamaan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat. ***









