KABUPATEN SEMARANG, obyektif.tv – Sebanyak tujuh kandidat meramaikan perebutan kursi Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Semarang periode 2025–2031. Nama-nama tersebut muncul dalam rangkaian Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Horison Resort Tlogo, Tuntang, Rabu (15/4/2026).
Sekretaris DPC PKB Kabupaten Semarang, Hanif Azka, menjelaskan, empat nama awal merupakan hasil pemetaan dari DPW dan DPP PKB. Mereka adalah Nur Arifah (Wakil Bupati Semarang), Fauqi Hapidekso (anggota DPR RI), Umar Sujadi (Wakil Ketua DPRD Kabupaten Semarang), serta Badaruddin yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Semarang.
“Nama-nama tersebut merupakan hasil mapping dari DPW dan DPP,” ujar Hanif.
Selain itu, forum Muscab juga mengusulkan tiga nama tambahan, yakni Aba Yayit Al Bustomi, Abdul Hamid, dan Awan Zulfawa. Dengan demikian, total terdapat tujuh kandidat yang akan bersaing dalam proses penentuan ketua DPC.
Hanif menegaskan, seluruh kandidat memiliki peluang yang sama. Tahapan selanjutnya adalah mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang akan dilaksanakan oleh DPP PKB.
“Setelah UKK, baru akan diumumkan ketua terpilih. Seluruh kewenangan ada di DPP,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PKB, Ida Fauziyah, dalam pembukaan Muscab menekankan pentingnya soliditas kader dalam menghadapi tantangan politik ke depan. Ia meminta seluruh elemen partai mengesampingkan ego personal dan fokus pada target kemenangan.
“Muscab ini harus menjadi sarana menjaga kekompakan. Kita harus mengesampingkan persoalan masa lalu dan fokus sepenuhnya pada pencapaian kemenangan ke depan,” ujarnya.
Ida juga menilai Jawa Tengah sebagai wilayah yang sangat kompetitif bagi partai politik. Menurutnya, posisi PKB saat ini berada di peringkat kedua, dengan selisih yang masih cukup jauh dari peringkat pertama.
Pemilihan Kabupaten Semarang sebagai lokasi pembuka rangkaian Muscab PKB se-Jawa Tengah dinilai strategis, karena wilayah ini memiliki peran penting dalam peta pemenangan PKB di tingkat provinsi. ***








