Beranda / REGIONAL / SEMARANG / Dishub Semarang Tertibkan Truk Sumbu Tiga di Tanjakan Silayur, Warga Beri Dukungan

Dishub Semarang Tertibkan Truk Sumbu Tiga di Tanjakan Silayur, Warga Beri Dukungan

SEMARANG, obyektif.tv – Suara peluit bersahut-sahutan memecah kepadatan lalu lintas di pertigaan Jerakah, Kota Semarang. Di bawah terik matahari, sejumlah personel Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang berjaga di tepi jalan, menghentikan satu per satu truk sumbu tiga yang hendak melintasi jalur tanjakan Silayur menuju kawasan pergudangan BSB City.

Penertiban tersebut bukan sekadar pengaturan lalu lintas rutin. Dishub tengah menjalankan langkah antisipatif untuk mencegah terulangnya kecelakaan di jalur rawan tersebut, yang dalam beberapa waktu terakhir menjadi sorotan akibat rentetan insiden kendaraan berat.

Selama sepekan terakhir, petugas disiagakan hampir tanpa henti. Dengan isyarat tegas namun tetap humanis, mereka memutar balik kendaraan besar yang melanggar ketentuan melintas di siang hari.

Upaya ini mendapat respons positif dari masyarakat. Warga justru menunjukkan empati dan dukungan, meski arus lalu lintas sesekali mengalami perlambatan.

Salah satu warga, Ahsana Nadia, mahasiswa UIN Walisongo Semarang yang tinggal di Ngaliyan, menilai langkah Dishub sebagai solusi konkret untuk menekan risiko kecelakaan di jalur tersebut.

“Program ini bagus untuk direalisasikan saat ini, apalagi sebelumnya banyak korban kecelakaan. Harusnya bisa diterapkan secara konsisten, tidak hanya di awal saja,” ujarnya.

Menurut Nadia, kehadiran petugas di lapangan menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga keselamatan pengguna jalan, khususnya di kawasan rawan kecelakaan.

Ia berharap kebijakan tersebut tidak bersifat sementara, melainkan dapat menjadi aturan yang diterapkan secara berkelanjutan.

Dukungan warga juga terlihat secara langsung di lapangan. Sejumlah masyarakat dan pemilik warung sekitar tampak memberikan air minum dan makanan ringan kepada para petugas yang berjaga berjam-jam di bawah panas matahari.

“Bagus sekali, berarti masyarakat juga mendukung program ini. Karena dampaknya kembali ke masyarakat juga,” tambahnya.

Ia pun menyampaikan pesan kepada para personel Dishub agar tetap menjaga semangat dalam menjalankan tugas.

“Semoga tetap semangat, karena program ini untuk masyarakat, jadi harus diprioritaskan,” katanya.

Penertiban di pertigaan Jerakah menjadi gambaran sinergi antara petugas dan masyarakat. Di tengah kesibukan kota, kolaborasi tersebut diharapkan mampu menekan angka kecelakaan dan memastikan jalur tanjakan Silayur tidak lagi menjadi lokasi terjadinya insiden serupa di masa mendatang. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *