Beranda / NEWS / Samuel Wattimena: Perempuan Parlemen Punya Peran Besar dalam Kebijakan Publik

Samuel Wattimena: Perempuan Parlemen Punya Peran Besar dalam Kebijakan Publik

JAKARTA, obyektif.tv – Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel Wattimena, menegaskan perempuan parlemen memiliki peran besar dalam mendorong lahirnya kebijakan publik yang lebih inklusif dan berpihak kepada masyarakat. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Forum Diskusi Nasional Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPPRI) bertema “Perempuan di Parlemen: Dari Representasi menuju Transformasi Kebijakan” di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Kamis (21/5/2026).

Menurut Samuel, keberadaan perempuan di parlemen tidak hanya sebatas representasi politik, tetapi juga harus mampu menghadirkan transformasi kebijakan yang berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya perempuan Indonesia.

Ia mengapresiasi kiprah KPPRI yang dinilai konsisten memperjuangkan berbagai isu strategis melalui kolaborasi lintas partai dan forum diskusi yang konstruktif.

“KPPRI ini menurut saya sangat bagus. Kiprah dan visi yang dijalankan oleh para perempuan DPR RI juga sudah berjalan dengan baik,” ujarnya.

Samuel juga menyoroti kehadiran sekitar 47 duta besar dari berbagai negara dalam forum tersebut. Menurutnya, partisipasi para diplomat asing menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kiprah perempuan parlemen Indonesia di tingkat internasional.

“Tadi hadir sekitar 47 duta besar dari berbagai negara. Mereka jadi mengetahui apa saja yang dilakukan Kaukus Perempuan Parlemen. Itu sangat penting,” katanya.

Selain membahas transformasi kebijakan dan isu perempuan, forum tersebut turut menghadirkan promosi wastra nusantara dan produk mode Indonesia. Samuel menilai perempuan memiliki peran besar dalam mendukung perkembangan UMKM melalui penggunaan produk lokal dan wastra tradisional Indonesia.

“Perempuan tidak lepas dari dunia mode. Kalau perempuan Indonesia menggunakan berbagai wastra yang kita miliki, itu akan menjadi dukungan besar bagi UMKM,” tuturnya.

Ia berharap KPPRI dapat terus menjadi wadah kolaborasi bagi perempuan dari berbagai partai politik untuk bersama-sama memperjuangkan kepentingan masyarakat Indonesia.

“Harapan saya, perempuan dari semua partai bisa bersama-sama mewujudkan berbagai gagasan dan isu tersebut demi kepentingan masyarakat Indonesia, khususnya perempuan,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *