Beranda / PENDIDIKAN / Speroka Lepas 210 Lulusan: Mengukir Prestasi, Menjemput Masa Depan

Speroka Lepas 210 Lulusan: Mengukir Prestasi, Menjemput Masa Depan

JURNALIS/EDITOR: Dwi Roma | ​KENDAL | obyektif.tv

LANGKAH kaki ratusan generasi muda resmi memasuki babak baru kehidupan. SMP Negeri 2 Kaliwungu atau Speroka, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, sukses menggelar prosesi Perpisahan Kelas IX bagi 210 lulusan Tahun Ajaran 2025/2026.

Kepala SMP Negeri 2 Kaliwungu Agus Suwanto menyampaikan sambutan yang inspiratif dan motivatif. (KLIK FOTO INI untuk NONTON VIDEO-nya!).

Acara khidmat yang berlangsung di aula terbuka sekolah setempat pada Kamis (4/6/2026) pagi ini menjadi saksi sejarah keberhasilan sekolah mencetak kelulusan sempurna seratus persen.

​Bergulir tepat pukul 08.00 WIB, atmosfer kebersamaan langsung terasa kental melalui tema yang diusung: “Mengukir Prestasi, Menjemput Masa Depan”.

Salah satu lulusan, Fernando Elloco Bachdim didampingi ibundanya saat pengalungan samir oleh Kepala SMP Negeri 2 Kaliwungu Agus Suwanto. (KLIK FOTO INI untuk NONTON VIDEO-nya!)

Harmoni visual Tari Gebyar Nusantara yang dibawakan apik oleh siswa-siswi Kelas VII dan VIII membuka jalannya acara.

Ketegasan serta rasa cinta Tanah Air kemudian membahana tatkala lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Speroka dinyanyikan bersama oleh seluruh hadirin.

Wali Kelas IX-C Diah Nawang Wulan turut berpose ceria mengacungkan dua jari simbol “Victory” saat menyerahkan rapor kepada seorang lulusan. (KLIK FOTO INI untuk NONTON VIDEO-nya!).

​Rangkaian upacara formal berjalan taktis pasca-laporan Ketua Panitia Jaka Santosa, disusul sambutan dari Kepala SMP Negeri 2 Kaliwungu Agus Suwanto, serta Ketua Komite Doddy Dirgahayu Herawan.

Dalam laporan kepanitiaan, Jaka Santosa menegaskan bahwa seluruh siswa dari tujuh kelas paralel Tingkat IX berhasil menyelesaikan studi dengan hasil maksimal.

Kepala SMP Negeri 2 Kaliwungu Agus Suwanto bersama 10 lulusan peraih nilai ijazah tertinggi. (KLIK FOTO INI untuk NONTON VIDEO-nya!).

Alhamdulillah, tahun ini, seluruh siswa-siswi Kelas IX lulus seratus persen,” terang Jaka Santosa.

​Menanggapi capaian tersebut, Kepala Sekolah Agus Suwanto memberikan pidato yang segar sekaligus mengalir penuh apresiasi.

Sambil mengacungkan dua jari simbol “Victory”, seorang guru Wali Kelas IX turut berbagi kebahagiaan bersama Ketua Komite SMP Negeri 2 Kaliwungu Doddy Dirgahayu Herawan (tengah). (KLIK FOTO INI untuk NONTON VIDEO-nya!).

“Momen pelepasan ini adalah penanda puncak kebersamaan antara pendidik dan peserta didik, sebuah hulu dari pengorbanan para guru yang telah mendidik siswa dengan limpahan kasih sayang hingga mengantarkan mereka pada pintu gerbang kelulusan,” tegas Agus Suwanto.

​Sesi inti pengalungan samir dan penyerahan rapor berlangsung berwibawa dipandu oleh duet guru, Rusmin dan Supatmi.

Kekompakan jajaran guru dan Kepala SMP Negeri 2 Kaliwungu Agus Suwanto. (KLIK FOTO INI untuk NONTON VIDEO-nya!).

Kepala Sekolah Agus Suwanto mengalungkan samir satu per satu kepada para lulusan berdasarkan formasi barisan kelas yang dipimpin langsung oleh wali kelas masing-masing, yakni Nur Hidayah (IX-A), Khasanah B (IX-B), Diah Nawang Wulan (IX-C), Agung Sadewo (IX-D), Siti Fajariyah (IX-E), Elly R (IX-F), hingga Eriska N (IX-G).

​Apresiasi tinggi juga diserahkan kepada peraih nilai ijazah terbaik. Peringkat pertama diraih oleh Adelia Salsabilla Hana dari Kelas IX-E dengan raihan rata-rata nilai ijazah mengagumkan, 94,82.

Disusul berturut-turut pada sepuluh besar terbaik oleh Ilham Rafqi Khoirul Azam (IX-A), Revana Alifia (IX-G), Bellatrix Alya Mahfudzah (IX-F), Rachel Citra Aliani Agustin (IX-E), Jessica Megadara Caroline (IX-A), Daffa Maulana Alexandra Aditya (IX-B), Deska Callista Ariyanti (IX-G), Arief Zidane Noviansyah (IX-G), dan ditutup oleh Elrafka Haidar Ghani (IX-D).

​Puncak emosional acara pecah saat sesi ungkapan kasih dan bakti kepada orang tua dilaksanakan.

Diiringi bait-bait sentimentil dari Puisi Terima Kasih yang dibacakan penuh penjiwaan oleh Aurora Figlya Wibowo, para lulusan melangkah mencari orang tua mereka di tengah riuh aula.

Isak tangis dan dekapan hangat tak lagi terbendung. Peluk cium dan air mata haru orang tua pecah seketika bersamaan dengan penyerahan seikat bunga serta hadiah terbaik sebagai simbol sujud bakti anak atas peluh keringat orang tua selama ini.

​Tepat pada tengah hari, ketegangan emosional tersebut dilebur kembali dalam sukacita.

Panggung hiburan menyajikan aksi pantomim yang jenaka, Tari Warok persembahan Gerakan Pramuka, serta penampilan solo vocal memukau dari Azzam dan Kartika dengan iringan organ tunggal.

Prosesi dokumentasi berupa foto bersama akhirnya menutup seluruh rangkaian acara dengan manis, mengunci kenangan abadi yang siap dibawa sebagai bekal melangkah ke jenjang masa depan.***

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *