KENDAL, obyektif.tv – Pemerintah Kabupaten Kendal memperkuat penanganan kecelakaan melalui hibah alat hydraulic rescue tools (extrication) dari PT Natural Gas Abadi. Bantuan tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas penanganan kondisi darurat, khususnya kecelakaan lalu lintas.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan. Menurutnya, keberadaan alat extrication akan mempercepat proses evakuasi korban sekaligus meningkatkan kualitas layanan penyelamatan di daerah.
“Terima kasih kami sampaikan kepada PT Natural Gas Abadi serta seluruh pihak atas penyerahan hibah ini. Bantuan ini merupakan kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan kapasitas penanggulangan keadaan darurat di Kabupaten Kendal,” ujar Dyah saat serah terima hibah di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kendal, Rabu (22/4/2026).
Ia menambahkan, alat extrication tersebut menjadi yang pertama dan satu-satunya di Kabupaten Kendal, sehingga memiliki nilai strategis dalam mendukung profesionalisme petugas di lapangan.
“Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan profesionalisme petugas, khususnya Satpol PP dan Damkar dalam melaksanakan tugas penyelamatan,” imbuhnya.
Pemkab Kendal berharap, dengan dukungan peralatan tersebut, penanganan kecelakaan dapat dilakukan lebih cepat, efektif, dan profesional, sehingga mampu menekan risiko fatalitas korban serta memperkuat pelayanan publik di bidang keselamatan dan penanggulangan bencana.
Sementara itu, Direktur PT Natural Gas Abadi, Felix Satya Wijaya, menjelaskan bahwa hydraulic rescue tools memiliki fungsi vital dalam proses evakuasi korban kecelakaan, terutama ketika korban terjebak di dalam kendaraan.
“Peralatan ini digunakan untuk memotong atau membuka bagian logam kendaraan saat terjadi kecelakaan. Alat ini sangat menunjang kinerja petugas di lapangan,” jelas Felix. ***









