Beranda / REGIONAL / SEMARANG / Rotary Fun Walk & Run #2, Wali Kota Semarang Kampanyekan Pentingnya Vaksin Polio

Rotary Fun Walk & Run #2, Wali Kota Semarang Kampanyekan Pentingnya Vaksin Polio

SEMARANG, obyektif.tv – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengampanyekan pentingnya vaksinasi polio untuk melindungi anak dari ancaman penyakit tersebut. Ia mengajak para orang tua segera membawa anak yang belum mendapatkan imunisasi polio ke fasilitas kesehatan.

Ajakan itu disampaikan Agustina saat menghadiri Rotary Fun Walk & Run #2 dalam rangka memperingati Hari Polio Sedunia di kawasan Awann Costa POJ Semarang, Minggu (25/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, Agustina juga melakukan penetesan vaksin polio sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan penyakit tersebut.

“Para orang tua yang anaknya belum vaksin polio harus segera membawa anaknya, karena vaksin tersedia di banyak tempat,” ujar Agustina.

Menurut Agustina, pencegahan polio membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat, terutama orang tua yang memiliki peran penting dalam memastikan anak mendapatkan imunisasi.

“Pemerintah Kota kalau sendirian tidak bisa,” katanya.

Ia mengapresiasi Rotary yang turut membantu pemerintah meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya vaksinasi polio. Agustina berharap kolaborasi tersebut terus diperkuat agar semakin banyak anak mendapatkan perlindungan melalui imunisasi.

Rotary Fun Walk & Run #2 mengusung tema “Aksi Nyata Anda untuk Masa Depan Bebas Polio”. Kegiatan yang diselenggarakan Rotary Area Semarang ini menghadirkan jalan santai serta lari dengan kategori 3K, 5K, dan 10K.

Selain mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup aktif, kegiatan tersebut juga menjadi sarana penggalangan dana untuk mendukung program vaksinasi global dan pemantauan polio melalui PolioPlus yang dijalankan Rotary.

Dalam kesempatan itu, Agustina juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam memperluas akses pelayanan kesehatan. Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah menanggung iuran jaminan kesehatan bagi 180.000 warga.

“Kalau periksa sakit dan lain sebagainya, yang penting KTP-nya Semarang,” ujarnya.

Agustina menambahkan, Kota Semarang meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) kategori madya pada 2026. Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi tenaga kesehatan, termasuk perawat, bidan, dan dokter, untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Melalui kampanye kesehatan dan kolaborasi lintas sektor, Pemerintah Kota Semarang berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya imunisasi semakin meningkat. Peran aktif orang tua dalam memastikan anak mendapatkan vaksinasi menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung upaya pencegahan polio. ***

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *