Beranda / REGIONAL / SEMARANG / 1.000 Peserta DOSS Photolympic 2026 Jelajahi Kota Lama Semarang Lewat Fotografi

1.000 Peserta DOSS Photolympic 2026 Jelajahi Kota Lama Semarang Lewat Fotografi

SEMARANG, obyektif.tv – Sebanyak 1.000 peserta mengikuti DOSS Photolympic 2026 di Gedung Oudetrap, kawasan Kota Lama Semarang, Minggu (11/10/2026). Melalui kompetisi fotografi berkonsep photo rally tersebut, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengajak peserta mengabadikan kekayaan kawasan bersejarah dan menyebarluaskan hasil karyanya untuk memperluas promosi wisata Kota Semarang.

DOSS Photolympic 2026 diselenggarakan oleh DOSS bersama Program Studi Informasi dan Humas, Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro. Kegiatan ini diikuti peserta dari berbagai daerah, di antaranya Semarang, Yogyakarta, Surakarta, Bandung, dan Jakarta. Kalangan pelajar dan mahasiswa mendominasi peserta, disusul komunitas fotografi serta masyarakat umum.

Agustina mengapresiasi antusiasme peserta yang datang dari berbagai kota untuk mengeksplorasi Kota Lama melalui fotografi. Menurutnya, karya visual memiliki potensi besar untuk memperkenalkan daya tarik kawasan bersejarah kepada masyarakat yang lebih luas.

Ia berharap foto-foto yang dihasilkan tidak hanya menjadi koleksi pribadi, tetapi juga dibagikan melalui berbagai platform agar dapat menjangkau lebih banyak orang.

“Yang penting adalah bahwa kami bersama seluruh warga Kota Semarang berharap setiap sudut Kota Lama ini diabadikan. Kemudian hasilnya disebarluaskan. Kalau hanya menjadi koleksi pribadi, aduh sayang banget,” ujar Agustina.

Menurut Agustina, publikasi karya fotografi dapat menjadi salah satu cara untuk mengundang wisatawan datang langsung ke Kota Lama. Daya tarik kawasan tersebut, kata dia, tidak hanya terletak pada bangunan-bangunan bersejarah, tetapi juga suasana kawasan, keramahan warga, serta beragam pilihan kuliner yang dapat dinikmati pengunjung.

Ia juga mendorong agar kegiatan serupa pada penyelenggaraan mendatang tidak hanya berfokus di Kota Lama. Sejumlah kawasan bersejarah lain di Semarang dinilai memiliki potensi untuk dieksplorasi melalui lensa kamera, mulai dari Stasiun Tawang, Pasar Johar, Kampung Kauman, kawasan Pecinan, Kampung Pekojan, hingga Kampung Melayu.

“Selain Kota Lama, maju sedikit kita lihat ada Stasiun Kereta Api Tawang yang juga bagus. Kemudian belok sedikit ada Pasar Johar, sedikit lagi ada Kampung Kauman, Kampung Pecinan, Kampung Pekojan, Kampung Melayu dan lain sebagainya yang tidak kalah indah daripada Kota Lama,” kata Agustina.

Tingginya partisipasi dalam DOSS Photolympic 2026 juga menjadi peluang untuk mengembangkan kegiatan tersebut pada masa mendatang. Agustina berharap jumlah peserta dapat terus bertambah, seiring dengan perluasan rute pemotretan ke berbagai kawasan yang memiliki nilai sejarah dan daya tarik wisata.

Melalui kegiatan ini, fotografi diharapkan tidak hanya menjadi ruang kreativitas bagi pelajar, mahasiswa, dan komunitas fotografer, tetapi juga sarana untuk memperkenalkan identitas serta kekayaan sejarah Kota Semarang. Penyebarluasan karya peserta diharapkan dapat memperluas jangkauan promosi wisata sekaligus mendorong kunjungan yang berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan sekitarnya. ***

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *