SEMARANG, obyektif.tv – Sebanyak 96 siswa SMK Bina Utama Kendal bersama enam guru melakukan kunjungan industri ke kantor PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah di Semarang. Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal lebih dekat dunia kerja sekaligus memperoleh gambaran mengenai proses bisnis dan perkembangan industri berbasis teknologi digital.
Kunjungan industri memberikan kesempatan kepada para siswa untuk melihat secara langsung penerapan pengetahuan yang diperoleh di bangku sekolah dalam lingkungan kerja. Selain memperluas wawasan, kegiatan ini juga memperkenalkan peran teknologi dan konektivitas dalam mendukung kebutuhan masyarakat serta perkembangan dunia usaha yang terus bergerak dinamis.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan pemaparan mengenai PLN Icon Plus sebagai perusahaan yang bergerak di bidang solusi konektivitas dan digital. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan bisnis perusahaan, perkembangan teknologi digital, proses kerja, serta kompetensi yang dibutuhkan untuk menghadapi dunia industri.
Tidak hanya menerima materi, siswa juga berkesempatan berdiskusi dan mengajukan pertanyaan kepada jajaran PLN Icon Plus. Interaksi tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk memperoleh perspektif langsung dari praktisi industri mengenai tantangan, peluang, serta kemampuan yang perlu dipersiapkan sebelum memasuki dunia kerja.
Kepala SMK Bina Utama Kendal, Santi Larasati, mengapresiasi kesempatan yang diberikan PLN Icon Plus kepada para siswa. Menurutnya, kunjungan industri menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran karena memberikan pengalaman yang tidak sepenuhnya dapat diperoleh melalui pembelajaran di dalam kelas.
“Kunjungan industri seperti ini memberikan pengalaman yang sangat berarti bagi siswa. Mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai dunia kerja, tetapi juga dapat melihat secara langsung bagaimana sebuah perusahaan menjalankan proses bisnis dan memanfaatkan teknologi dalam mendukung kebutuhan masyarakat. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal bagi siswa untuk lebih siap menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” ujar Santi.
Sementara itu, Senior Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Leandra Agung Tri Radi Putra, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai, hubungan antara dunia pendidikan dan industri perlu terus diperkuat agar siswa memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai kebutuhan dan dinamika dunia kerja.
“Kami menyambut baik kunjungan dari SMK Bina Utama Kendal. Dunia pendidikan dan industri memiliki ruang yang sangat luas untuk saling belajar dan berkolaborasi. Melalui kunjungan seperti ini, siswa dapat memperoleh gambaran yang lebih nyata mengenai dunia kerja, sekaligus memahami bahwa kompetensi, kemampuan beradaptasi, dan kemauan untuk terus belajar menjadi bekal penting di tengah perkembangan teknologi yang begitu cepat,” jelas Leandra.
Hal senada disampaikan Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana. Menurutnya, pengembangan sumber daya manusia merupakan bagian penting dalam mendukung percepatan transformasi digital. Karena itu, generasi muda perlu diberikan ruang untuk mengenal dunia industri sekaligus memahami peluang yang muncul seiring perkembangan teknologi.
“Transformasi digital bukan hanya mengenai teknologi, tetapi juga mengenai kesiapan sumber daya manusia yang mampu mengembangkan dan memanfaatkannya. Karena itu, kami menyambut baik setiap kesempatan untuk berinteraksi dengan generasi muda. Kami berharap kunjungan industri ini dapat membuka wawasan para siswa mengenai perkembangan dunia digital sekaligus mendorong mereka untuk terus mengembangkan kompetensi, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi,” ujar Chipta.
Bagi PLN Icon Plus, keterlibatan dengan dunia pendidikan menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem digital yang tidak hanya mengandalkan kemajuan teknologi, tetapi juga didukung sumber daya manusia yang siap beradaptasi dan berkembang. Interaksi dengan siswa melalui kunjungan industri menjadi salah satu ruang untuk berbagi pengetahuan sekaligus memperkenalkan dinamika industri digital kepada generasi muda.
Melalui kegiatan tersebut, siswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman mengenal lingkungan perusahaan, tetapi juga memahami keterkaitan antara pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan dunia kerja. Pengalaman itu diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa dalam mengembangkan kompetensi sekaligus menentukan pilihan pendidikan dan karier pada masa mendatang. ***









