SEMARANG, obyektif.tv – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melakukan pembenahan Jalan Citarum secara bertahap sebagai upaya menjaga kelancaran akses menuju pusat kota dan kawasan perdagangan. Penanganan dilakukan melalui perbaikan rutin jangka pendek, sekaligus menyiapkan betonisasi sebagai solusi jangka panjang.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan, langkah bertahap ini diambil sebagai respons atas kondisi jalan yang mengalami kerusakan di sejumlah titik. Berdasarkan evaluasi teknis, kerusakan dipicu oleh elevasi jalan yang rendah sehingga rawan tergenang saat hujan, serta tingginya beban kendaraan berat, termasuk yang melebihi kapasitas atau Over Dimension Over Loading (ODOL).
Sebagai penanganan awal, Pemkot Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) terus melakukan pemeliharaan harian di lapangan. Perbaikan dilakukan melalui tambal sulam dan penataan paving guna memastikan jalan tetap aman dilalui dan tidak mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.
“Pemeliharaan rutin tetap berjalan sambil menunggu peningkatan jalan secara menyeluruh. Kami ingin fungsi jalan tetap terjaga,” ujarnya, Minggu (15/3/2026).
Sementara itu, solusi jangka panjang disiapkan melalui proyek betonisasi Jalan Citarum. Pemkot telah mengalokasikan anggaran untuk peningkatan jalan dengan konstruksi rigid (beton), yang direncanakan masuk tahap lelang pada Mei 2026 dan mulai dikerjakan pada Agustus 2026.
Proyek tersebut akan mencakup ruas sepanjang 510 meter dengan lebar 14 meter, mulai dari simpang Jalan Dr. Cipto hingga simpang Jalan Indragiri Utara. Betonisasi dipilih untuk meningkatkan daya tahan jalan terhadap beban kendaraan berat serta meminimalisir kerusakan berulang.
Selain peningkatan fisik jalan, Pemkot juga memperkuat upaya pendukung melalui pengaturan lalu lintas kendaraan berat dengan pemasangan rambu batas beban oleh Dinas Perhubungan, serta penindakan oleh Satlantas. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kualitas jalan agar tidak cepat rusak kembali.
Di sisi lain, normalisasi saluran drainase juga dilakukan secara berkala dengan membersihkan sedimen di sisi kanan dan kiri jalan. Upaya ini bertujuan memperlancar aliran air menuju pompa dan mengurangi potensi genangan di badan jalan.
Pemkot Semarang mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintasi Jalan Citarum, khususnya selama masa perbaikan berlangsung. Pemerintah berkomitmen mengawal pembenahan bertahap ini agar kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan dapat kembali optimal. ***










