Beranda / REGIONAL / Dapur Marhaen Perjuangan: Makan Gratis dan Layanan Kesehatan untuk Warga

Dapur Marhaen Perjuangan: Makan Gratis dan Layanan Kesehatan untuk Warga

KABUPATEN SEMARANG, obyektif.tv – Dapur Marhaen PDI Perjuangan menghadirkan layanan makan gratis dan pemeriksaan kesehatan bagi ratusan warga di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang, Jumat (10/4/2026). Dalam kegiatan tersebut, panitia menyiapkan sekitar 400 porsi makanan lengkap.

Menu yang disajikan antara lain capcay, telur bacem, bakmi, dan olahan daging sapi. Selain itu, warga juga mendapatkan layanan cek kesehatan gratis, meliputi pemeriksaan kolesterol, gula darah, dan asam urat, serta kesempatan mengikuti donor darah.

Seorang warga Harjosari, Kecamatan Bawen, Sarjoko, mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut, khususnya layanan pemeriksaan kesehatan.

“Terutama yang untuk pemeriksaan kesehatan, karena bagus agar kita menjaga kondisi tubuh,” ujarnya.

Warga Kalongan, Ungaran Timur, Andi, menilai program Dapur Marhaen memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Menurutnya, kebutuhan makan dan kesehatan merupakan hal mendasar.

“Persoalan makan dan kesehatan ini kan yang utama bagi manusia. Sehingga program ini bermanfaat secara langsung untuk rakyat,” katanya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin dan menjangkau lebih banyak wilayah, tidak hanya terpusat di kantor DPC.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening, mengatakan program Dapur Marhaen difasilitasi oleh Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) bersama organisasi sayap partai lainnya, berdasarkan instruksi DPP PDI Perjuangan.

“Anggota PDI Perjuangan memasak dan membagikan kepada masyarakat yang membutuhkan tanpa terkecuali,” ujarnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang, Ngesti Nugraha, menyebut kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang digelar setiap tanggal 10 setiap bulan. Selain menyediakan makanan gratis, kegiatan juga bekerja sama dengan PMI Kabupaten Semarang untuk mendukung ketersediaan stok darah melalui donor darah.

Ke depan, program Dapur Marhaen direncanakan akan digelar secara bergilir di sejumlah kecamatan, terutama wilayah yang jauh dari akses fasilitas kesehatan, seperti Kecamatan Bancak, Bringin, dan Sumowono. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *