PATI, obyektif.tv – Majelis Taklim Ahbabuzzahro kembali menggelar penyembelihan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di lingkungan Masjid Nour Al Mushawwir, Wonosekar, Kabupaten Pati, Jumat (29/5/2026). Pada pelaksanaan tahun ketujuh ini, panitia menyembelih 31 ekor kambing dan 1 ekor sapi dengan melibatkan sekitar 50 relawan.
Proses penyembelihan dimulai pukul 06.25 WIB dan berlangsung selama kurang lebih 3,5 jam. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar berkat sinergi panitia, relawan, serta dukungan masyarakat sekitar yang turut berpartisipasi dalam pelaksanaan ibadah kurban tersebut.
Panitia Pelaksana Kurban, Herlambang Bayu Aji, mengatakan keberhasilan pelaksanaan kurban tahun ini merupakan hasil dari kekompakan seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, semangat gotong royong menjadi kunci utama sehingga proses penyembelihan dan penanganan hewan kurban dapat berlangsung efektif dan tertib.
“Alhamdulillah, pelaksanaan kurban tahun ini berjalan lancar. Dengan dukungan sekitar 50 personel, proses penyembelihan 31 kambing dan 1 sapi dapat diselesaikan dalam waktu 3,5 jam. Ini menunjukkan kekompakan dan semangat kebersamaan seluruh panitia serta relawan yang terlibat,” ujarnya.
Herlambang menuturkan, perayaan Iduladha yang telah memasuki tahun ketujuh menjadi momentum untuk terus menanamkan nilai-nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, esensi kurban tidak hanya terletak pada penyembelihan hewan, tetapi juga pada semangat berbagi dan membantu sesama.
“Iduladha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga bagaimana kita meneladani nilai pengorbanan dan kepedulian terhadap sesama. Kami berharap daging kurban yang disalurkan dapat memberikan manfaat sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang menerima,” katanya.
Ia menambahkan, antusiasme masyarakat dalam pelaksanaan kurban terus menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Kondisi tersebut menjadi motivasi bagi Majelis Taklim Ahbabuzzahro untuk terus memperbaiki kualitas penyelenggaraan kegiatan keagamaan dan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Mengusung tema “Kurban sebagai Wujud Empati dan Solidaritas Umat”, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana menjalankan ibadah, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga serta memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.
Melalui kegiatan kurban tersebut, Majelis Taklim Ahbabuzzahro berharap nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan solidaritas yang menjadi ruh Iduladha dapat terus tumbuh dan memberikan dampak positif bagi masyarakat di lingkungan sekitar. ***








