SEMARANG, obyektif.tv – Penyanyi cilik asal Semarang, Vanya Mahveen, resmi meluncurkan single perdananya berjudul Doa Terbaik dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan di Studio Semarang Music Everyday (SME), Jalan Stonen Timur IV No. 19, Semarang, Senin (1/6/2026). Melalui lagu tersebut, Vanya menghadirkan pesan positif tentang rasa syukur, kasih sayang keluarga, dan penghormatan kepada orang tua.
Peluncuran lagu ditandai dengan pemutaran perdana video klip Doa Terbaik serta prosesi pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas lahirnya karya musik pertama Vanya. Dalam kesempatan itu, Vanya juga membawakan lagu tersebut secara live akustik yang diiringi musisi sekaligus pencipta lagu, Ari Singo.
Di hadapan para tamu undangan, Vanya mengungkapkan rasa syukur atas dukungan yang diterimanya selama proses pembuatan lagu. Ia berharap Doa Terbaik dapat diterima masyarakat luas sekaligus menginspirasi anak-anak untuk lebih menghargai orang tua, fokus belajar, dan tidak terlalu bergantung pada gawai maupun permainan digital.
“Terima kasih atas doa dan dukungannya. Semoga lagu ini bisa menginspirasi anak-anak dan orang tua di seluruh dunia. Terima kasih kepada semua yang sudah membantu dan mendukung perjalanan Vanya hingga lagu ini bisa dirilis,” ujar Vanya.

Ari Singo yang juga Founder Semarang Music Everyday mengatakan bakat Vanya sudah terlihat sejak usia lima tahun ketika pertama kali belajar vokal di SME. Menurutnya, kemampuan vokal dan karakter yang dimiliki Vanya membuatnya layak untuk diproduksi secara profesional.
“Kami sudah melihat potensinya sejak awal. Sekarang itu terbukti lewat karya perdananya. Vanya memiliki bakat yang luar biasa dan mampu menyampaikan lagu ini dengan penghayatan yang baik,” katanya.
Ari menjelaskan, proses rekaman lagu anak memiliki tantangan tersendiri karena harus menyesuaikan suasana hati penyanyinya. Namun, tim produksi berupaya menciptakan suasana yang nyaman agar pesan lagu dapat tersampaikan secara alami dan tulus.
Menurutnya, Doa Terbaik merupakan lagu yang berisi ungkapan terima kasih seorang anak kepada orang tuanya atas cinta, perhatian, dan pengorbanan yang diberikan sepanjang hidup.
“Lagu ini mengajarkan anak-anak untuk menyadari besarnya kasih sayang orang tua dan pentingnya mengucapkan terima kasih atas semua yang telah diberikan,” jelasnya.
Ia juga menegaskan komitmen SME untuk terus menyediakan ruang kreatif bagi anak-anak agar dapat mengembangkan bakat di bidang seni. Menurutnya, kehadiran wadah kreatif sangat penting di tengah derasnya pengaruh teknologi dan media sosial.

Dukungan terhadap peluncuran lagu tersebut juga datang dari sejumlah musisi senior. Musisi senior Betton menilai kehadiran Doa Terbaik menjadi angin segar bagi industri musik anak Indonesia. Ia mengapresiasi kualitas vokal Vanya yang dinilai matang untuk usianya serta lirik lagu yang sarat pesan positif.
“Di tengah anak-anak yang banyak terpapar media sosial dan gadget, lagu ini menghadirkan pesan yang baik. Potensinya besar untuk diterima masyarakat karena liriknya dekat dengan kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Senada, vokalis Rolland Band, Petrus Stigma atau Petrus Rolland, menilai lagu tersebut memiliki pesan universal yang dapat diterima oleh berbagai kalangan dan budaya. Ia optimistis Vanya memiliki masa depan yang cerah di dunia musik.
“Vanya memiliki kesempatan besar untuk berkembang. Bakat yang dimilikinya sangat istimewa dan saya yakin bisa membawa dampak positif bagi banyak orang,” katanya.

Sementara itu, guru vokal Vanya, Nadya Ulima, mengungkapkan proses pembinaan berjalan relatif lancar karena Vanya telah memiliki dasar vokal yang baik sejak awal. Menurutnya, tantangan terbesar hanya pada penyempurnaan teknik dasar bernyanyi, seperti artikulasi dan pengucapan.
Nadya juga mengapresiasi hadirnya lagu anak yang sesuai dengan usia penyanyinya. Menurutnya, saat ini masih banyak anak yang menyanyikan lagu-lagu dewasa yang kurang relevan dengan dunia mereka.
“Doa Terbaik menghadirkan pesan yang dekat dengan kehidupan anak-anak, yaitu mengajarkan rasa hormat dan terima kasih kepada orang tua. Ini menjadi sesuatu yang menyegarkan bagi perkembangan musik anak Indonesia,” tuturnya.

Melalui single perdananya, Vanya Mahveen tidak hanya memperkenalkan kemampuan bernyanyinya, tetapi juga membawa pesan moral tentang pentingnya kasih sayang keluarga, rasa syukur, serta penghormatan kepada orang tua. Lagu tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu karya yang memperkaya khazanah musik anak Indonesia sekaligus menginspirasi generasi muda melalui pesan-pesan positif yang disampaikannya. ***







