JURNALIS: Arif Suprayogi | EDITOR: Dwi Roma | KENDAL | obyektif.tv
GEDUNG Putih Yayasan Al Ikhlas Al Asyariyyah di Bumi Jabal, Desa Protomulyo, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, kembali memancarkan rona kebahagiaan.

Pada Kamis (25/6/2026), tempat ini menjadi saksi bisu atas berkah mendalam yang mengalir bagi ratusan anak yatim piatu dan duafa dalam helatan mulia bertajuk Santunan Berkah Bulanan Gebyar 10 Muharram 1448 Hijriah.
Lantunan agung lagu kebangsaan Indonesia Raya menggema tepat pukul 14.00, menandai dimulainya rangkaian acara dengan penuh khidmat.

Suasana formal tersebut seketika berganti menjadi penuh kehangatan saat santri-santri TPQ Darul Qur’an naik ke atas panggung. Dengan bimbingan penuh kasih dari para ustaz dan ustazah, anak-anak tersebut unjuk aksi religius, mulai dari senandung sholawat yang menggetarkan jiwa, hafalan doa harian, pelafalan surah-surah pendek Al-Qur’an, hingga deklamasi puisi Islami yang memukau hadirin.

Sebelum azan Asar berkumandang, sebanyak 125 anak yatim piatu dan duafa binaan yayasan telah turut memadati area gedung bersama wali masing-masing. Prosedur tertib diterapkan; mereka mengisi daftar absensi guna memperoleh kartu tanda kepesertaan di pintu masuk.
Selepas penanda waktu shalat Asar berlalu, atmosfir spiritual kian pekat dan acara inti pun resmi digulirkan, menyambut kedatangan para tamu kehormatan.

Ketua Umum Yayasan Al Ikhlas Al Asyariyyah Muhammad Abdul Aziz, didampingi jajaran pengurus dan relawan, menyambut langsung kehadiran para tokoh penting. Di antaranya tampak Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kendal Muhammad Hafidh; utusan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kendal Muhammad Abdullah Munif; Sekretaris CSR PT Asia Pacific Fibers Tbk Nur Kholis; serta Penjabat Kepala Desa (Pj Kades) Protomulyo Sriyati.

Dalam sambutan yang diwakili Sekretaris Yayasan Andy Purnomo, Muhammad Abdul Aziz menegaskan bahwa esensi dari Gebyar 10 Muharram 1448 Hijriah ini merupakan manifestasi konkret dari keyakinan universal umat Islam bahwa Bulan Muharram adalah “Hari Raya” bagi anak-anak yatim.
Harapan senada juga disampaikan oleh Pj Kades Protomulyo Sriyati, saat menyampaikan sambutan mewakili Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, yang berhalangan hadir.

“Saya merasa haru sekaligus bangga yang mendalam atas konsistensi yayasan yang secara istikomah menyelenggarakan santunan ini selama belasan tahun sejak awal berdirinya,” ungkapnya.
Sriyati berharap, kegiatan visioner ini terus berlanjut demi mencetak generasi muda Islami terdepan yang unggul.

“Generasi yang kelak mampu mengharumkan nama bangsa dan negara, khususnya membawa kemajuan bagi Kabupaten Kendal dan Desa Protomulyo,” tutur Sriyati.
Dukungan institusional juga mengalir dari Dinas Sosial Kabupaten Kendal melalui Kabid Pemberdayaan Sosial Muhammad Hafidh.

Dia menekankan bahwa langkah nyata Yayasan Al Ikhlas Al Asyariyyah merupakan bentuk sinergi strategis dalam menyelesaikan problematika sosial kemasyarakatan.
“Pemecahan masalah sosial harus bertumpu pada kolaborasi kokoh lima pilar utama, yakni Pemerintah, Masyarakat, Dunia Usaha, Akademisi, dan Media Massa,” ujar Hafidh.

Nada optimisme serupa ditiupkan oleh utusan Kantor Kemenag Kabupaten Kendal, Muhammad Abdullah Munif, yang mendoakan agar kemanfaatan yayasan ini terus meluas dan berakar kuat di hati masyarakat luas.
“Atas nama Kemenag Kendal, saya sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan-kegiatan yayasan ini. Sukses untuk Yayasan Al Ikhlas Al Asyariyyah,” tandas Munif.
Detik-detik yang paling dinantikan pun tiba ketika prosesi penyerahan santunan dimulai.
Diiringi lantunan sholawat yang dibawakan dengan syahdu oleh salah satu pengurus yayasan, Miftahudin, para tamu undangan serta donatur dipersilakan maju untuk menyerahkan santunan secara langsung kepada 125 anak yang telah berbaris dengan rapi.
Raut wajah bahagia tidak dapat disembunyikan tatkala masing-masing anak menerima santunan berupa uang tunai sebesar Rp 200.000, paket peralatan sekolah seharga Rp 150.000 (dengan total nilai manfaat Rp 350.000), serta dilengkapi sekotak nasi ayam goreng dan kudapan.
Rangkaian perayaan yang sarat nilai kemanusiaan ini akhirnya purna tepat pukul 17.00, ditutup dengan doa khidmat yang dipimpin oleh Pembina Yayasan, Kiai Nadhirin, serta foto bersama.
Di ambang petang yang teduh, acara berakhir dengan meninggalkan jejak memori yang indah, sebuah pesta penuh sukacita di Hari Raya mereka yang akan terus membekas di sanubari anak-anak yatim piatu dan duafa Bumi Jabal, Kendal.***










