JEPARA, obyektif.tv – Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) TERANG LAUT (Terumbu Karang Lestari untuk Laut Berkelanjutan) menjadi langkah nyata PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah dalam mempertegas komitmen penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) sekaligus mewujudkan semangat Iconnectivity for Green. Melalui program ini, perusahaan mengintegrasikan transformasi digital dengan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Program TERANG LAUT diwujudkan melalui kegiatan transplantasi terumbu karang di kawasan konservasi Taman Nasional Karimunjawa menggunakan metode Biorock dan Web Spider. Upaya tersebut bertujuan mempercepat rehabilitasi ekosistem bawah laut, menjaga keanekaragaman hayati, serta meningkatkan ketahanan kawasan pesisir terhadap dampak perubahan iklim.
Selain fokus pada pelestarian lingkungan, PLN Icon Plus juga menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T). Langkah ini menjadi bagian dari implementasi aspek sosial dalam prinsip ESG, sehingga manfaat program tidak hanya dirasakan oleh ekosistem laut, tetapi juga masyarakat yang bergantung pada kelestarian sumber daya pesisir.
Pelaksanaan Program TERANG LAUT merupakan bagian dari inisiatif Iconnectivity for Green, yang memaknai konektivitas tidak hanya sebagai layanan digital, tetapi juga sebagai penghubung antara inovasi, keberlanjutan, dan kolaborasi. Melalui inisiatif tersebut, PLN Icon Plus mendorong transformasi digital yang berjalan seiring dengan upaya menjaga lingkungan serta menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.
Senior Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Leandra Agung Tri Radi Putra, mengatakan bahwa keberlanjutan telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari strategi bisnis perusahaan.
“PLN Icon Plus meyakini bahwa transformasi yang sesungguhnya adalah transformasi yang mampu menghadirkan manfaat secara menyeluruh. Oleh karena itu, kami terus mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola ke dalam setiap langkah perusahaan. Program TERANG LAUT menjadi representasi komitmen tersebut, bahwa inovasi dan konektivitas harus mampu menciptakan dampak nyata bagi kelestarian lingkungan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat yang hidup berdampingan dengan alam,” ujar Leandra, Minggu (26/7/2026).
Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana, menegaskan bahwa implementasi ESG tidak sekadar menjadi bagian dari tata kelola perusahaan, tetapi telah menjadi fondasi dalam menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
“Kami percaya bahwa masa depan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menghadirkan teknologi, tetapi juga oleh keberanian untuk menciptakan nilai yang lebih luas bagi lingkungan dan masyarakat. Melalui semangat Iconnectivity for Green, PLN Icon Plus berkomitmen menghadirkan konektivitas yang mampu menghubungkan inovasi dengan keberlanjutan, teknologi dengan pelestarian alam, serta pertumbuhan bisnis dengan kesejahteraan masyarakat. Program TERANG LAUT merupakan salah satu langkah nyata dalam mewujudkan komitmen tersebut,” kata Chipta.
Melalui Program TERANG LAUT, PLN Icon Plus menegaskan bahwa transformasi digital dan keberlanjutan merupakan dua hal yang berjalan beriringan. Integrasi prinsip ESG dalam setiap program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan menjadi bagian dari upaya perusahaan mewujudkan Iconnectivity for Green, yakni menghadirkan konektivitas yang tidak hanya mendorong kemajuan teknologi, tetapi juga memperkuat pelestarian lingkungan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendukung pembangunan yang inklusif serta berkelanjutan. ***










