SEMARANG, obyektif.tv – Kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan terus diwujudkan Yayasan Darul Hisan melalui program Makan Gratis Keliling Semarang. Program sosial yang telah berjalan kurang lebih dua tahun ini menjadi salah satu upaya membantu masyarakat, khususnya pekerja jalanan dan warga yang membutuhkan, sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat.
Melalui program tersebut, relawan Darul Hisan membagikan makanan gratis di sejumlah wilayah Kota Semarang dengan lokasi yang berpindah-pindah sesuai jadwal. Dalam kegiatan yang berlangsung di Jalan Pamularsih, tepatnya di depan SMP Kesatrian 2 Semarang, Rabu (4/11/2026), lebih dari 130 porsi makanan disiapkan untuk masyarakat.
Relawan Darul Hisan, Wahyudin Aji, mengatakan program tersebut berawal dari keinginan untuk memberikan apresiasi sekaligus membantu masyarakat yang sehari-hari bekerja di jalanan. Mereka di antaranya pengemudi ojek online, pedagang kecil, dan pekerja sektor informal lainnya.
Menurutnya, pemilihan lokasi pembagian di pinggir jalan juga memiliki tujuan untuk menginspirasi masyarakat agar semakin tergerak melakukan kegiatan berbagi.
“Awalnya kami ingin memberikan apresiasi kepada teman-teman yang bekerja di jalan. Kami ingin menginspirasi dan memotivasi orang baik lainnya agar ikut berbagi. Ketika kegiatan ini dilihat masyarakat, harapannya mereka juga tergerak melakukan hal serupa,” ujar Wahyudin.

Seiring berjalannya waktu, program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Penerima manfaat pun semakin beragam, tidak hanya pekerja jalanan, tetapi juga warga sekitar yang membutuhkan, pedagang, pelajar hingga mahasiswa.
Wahyudin menegaskan, program Makan Gratis Keliling terbuka untuk semua kalangan tanpa membedakan latar belakang, status ekonomi maupun golongan. Masyarakat yang membutuhkan dipersilakan datang untuk mendapatkan makanan selama persediaan masih tersedia.
Dari sisi pendanaan, program tersebut bersumber dari donasi masyarakat melalui Yayasan Darul Hisan, salah satunya melalui program Sedekah Kaleng. Donasi yang terkumpul dari infak masyarakat, termasuk koin yang dimasukkan ke dalam kaleng sedekah subuh, kemudian dihimpun dan diwujudkan dalam berbagai kegiatan sosial.
Selain program makan gratis, Yayasan Darul Hisan juga menjalankan sejumlah kegiatan sosial lainnya. Di antaranya membantu promosi pedagang kecil melalui pemasangan media promosi berupa banner atau MMT, serta memberikan santunan kepada anak yatim dan pondok pesantren.
Wahyudin mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada penerima, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang dinilai masih cukup menantang.
“Dampak terbesar yang ingin kami capai adalah memotivasi dan menginspirasi orang baik lainnya untuk berbagi. Tidak harus melalui Darul Ihsan, mereka bisa melakukannya di lingkungan masing-masing. Semakin banyak orang yang tergerak, insyaallah semakin banyak pula masyarakat yang terbantu,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, lokasi pembagian makanan sengaja dibuat berpindah-pindah sesuai jadwal yang telah ditentukan. Strategi tersebut dilakukan agar manfaat program dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai wilayah Kota Semarang, bukan hanya terpusat di satu lokasi.
Untuk menu makanan, Darul Hisan juga sempat melakukan beberapa kali pergantian. Namun, berdasarkan evaluasi dan respons masyarakat, menu yang saat ini disajikan dinilai paling sesuai. Dalam kegiatan tersebut, makanan yang dibagikan terdiri atas nasi, rica-rica ayam, tempe orek, dan bihun goreng.
Melihat antusiasme masyarakat yang cukup tinggi, Wahyudin membuka peluang untuk memperluas jangkauan program dengan menambah titik pembagian makanan apabila kebutuhan dan dukungan donasi memungkinkan.

Manfaat program tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat, salah satunya pengemudi ojek online, Kuspriyanto, warga Jalan Dr. Ismail, Semarang. Ia mengaku terbantu dengan adanya pembagian makanan gratis, terutama untuk memenuhi kebutuhan sarapan sebelum memulai aktivitas mencari penumpang.
“Terima kasih kepada bapak-bapak relawan yang sudah berpartisipasi. Walaupun lokasinya berpindah-pindah, kegiatan ini sangat membantu kami para driver ojek online untuk mendapatkan sarapan setiap pagi. Terkadang pagi-pagi kami juga belum mendapatkan orderan, sehingga bantuan seperti ini sangat berarti,” ungkapnya.
Kuspriyanto berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak menjadi donatur agar program serupa dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
“Harapannya, semoga semakin banyak dermawan yang ikut berdonasi. Sebab, manfaatnya bukan hanya dirasakan oleh penerima, tetapi juga menjadi bekal kebaikan untuk dunia dan akhirat,” tuturnya.
Melalui program Makan Gratis Keliling Semarang yang telah berjalan sekitar dua tahun tersebut, Yayasan Darul Hisan berharap semangat berbagi dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Tidak sekadar menyediakan makanan, kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik kepedulian sosial sekaligus mengajak lebih banyak pihak untuk saling membantu. ***



