Beranda / PENDIDIKAN / PLN Icon Plus Jalin Kerja Sama Pengembangan Kelas Industri dengan SMK NU Hasyim Asy’ari 2 Kudus

PLN Icon Plus Jalin Kerja Sama Pengembangan Kelas Industri dengan SMK NU Hasyim Asy’ari 2 Kudus

KUDUS, obyektif.tv – PLN Icon Plus menjalin kerja sama dengan SMK NU Hasyim Asy’ari 2 Kudus melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) untuk pengembangan Kelas Industri pada jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT).

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam menyiapkan siswa yang memiliki kompetensi sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.

Melalui Kelas Industri, PLN Icon Plus bersama SMK NU Hasyim Asy’ari 2 Kudus mendorong proses pembelajaran yang lebih dekat dengan praktik dan kondisi nyata di dunia industri. Program ini diharapkan dapat memberikan tambahan wawasan kepada siswa mengenai penerapan kompetensi TJKT, sekaligus memperkenalkan lingkungan kerja dan perkembangan teknologi di bidang jaringan komputer dan telekomunikasi.

Kepala SMK NU Hasyim Asy’ari 2 Kudus, Sely Hidayati, S.Pd., mengatakan kerja sama dengan PLN Icon Plus menjadi kesempatan bagi sekolah untuk memperkuat pembelajaran berbasis industri sekaligus mempersiapkan siswa menghadapi perkembangan teknologi.

“Kerja sama ini menjadi langkah penting bagi kami dalam mendekatkan proses pembelajaran dengan dunia industri. Melalui Kelas Industri, kami berharap siswa dapat memperoleh pengalaman dan wawasan yang lebih luas sehingga kompetensi yang dimiliki tidak hanya sesuai dengan pembelajaran di sekolah, tetapi juga relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” ujar Sely.

Senior Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Leandra Agung Tri Radi Putra, mengatakan kolaborasi dengan SMK menjadi bagian dari komitmen PLN Icon Plus dalam mendukung pengembangan talenta digital yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.

“Dalam mengembangkan kualitas talenta digital, kita perlu memberikan kesempatan kepada siswa sejak bangku pendidikan untuk mengenal dunia industri secara lebih dekat. Melalui Kelas Industri, kami berharap dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman sekaligus memberikan gambaran mengenai penerapan kompetensi TJKT di lingkungan kerja,” ujar Leandra.

Menurut Leandra, keterlibatan industri dalam proses pendidikan dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan kebutuhan dan perkembangan dunia kerja kepada siswa sejak dini. Dengan demikian, kompetensi yang dipelajari di sekolah dapat terus diselaraskan dengan dinamika industri, khususnya pada bidang jaringan komputer, telekomunikasi, dan teknologi digital.

Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana, menyampaikan bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri memiliki peran penting dalam membangun sumber daya manusia yang mampu mengikuti perkembangan teknologi digital.

“Kolaborasi dengan institusi pendidikan merupakan bagian dari upaya PLN Icon Plus untuk turut membangun ekosistem talenta digital di Indonesia. Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi siswa dalam mengembangkan kompetensi, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan industri yang terus berkembang,” ujar Chipta.

Kerja sama pengembangan Kelas Industri antara PLN Icon Plus dan SMK NU Hasyim Asy’ari 2 Kudus diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi terbangunnya kolaborasi yang berkelanjutan dalam pengembangan kompetensi siswa jurusan TJKT.

Sinergi tersebut sekaligus menjadi upaya untuk memperkuat keterhubungan antara pendidikan vokasi dan dunia industri, sehingga siswa memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang semakin relevan dengan perkembangan sektor jaringan komputer, telekomunikasi, serta ekosistem digital. ***

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *