SEMARANG, obyektif.tv – Polrestabes Semarang bersama Kodim 0733/BS mengintensifkan patroli gabungan untuk mencegah aksi balap liar dan tawuran di wilayah Kota Semarang. Sebanyak 68 personel gabungan TNI-Polri diterjunkan untuk menyisir sejumlah rute dan titik yang telah ditentukan, Minggu (8/11/2026) dini hari.
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan Tim Khusus Penindakan Balap Liar dan Tawuran di depan Pos Patwal Simpang Lima, tepat pukul 00.00 WIB. Apel dipimpin Kasihumas Polrestabes Semarang Kompol Sugito dan diikuti personel gabungan dari berbagai satuan fungsi.
Usai apel, seluruh personel diarahkan melaksanakan patroli sesuai rute dan titik pemeriksaan (checkpoint) yang telah ditentukan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya aparat dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada malam hingga dini hari.
Kasihumas Polrestabes Semarang Kompol Sugito mengatakan, patroli gabungan tersebut merupakan langkah preventif sekaligus bentuk kesiapsiagaan aparat dalam mencegah aksi balap liar dan tawuran yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.
Menurutnya, peningkatan intensitas patroli dilakukan agar potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini, sehingga tidak berkembang menjadi peristiwa yang merugikan masyarakat.
“Patroli ini kami intensifkan untuk mencegah balap liar dan tawuran sebelum menimbulkan korban maupun gangguan yang lebih luas. Kami ingin masyarakat dapat beristirahat dengan tenang dan merasa aman saat beraktivitas. Karena itu, personel bergerak secara terpadu dengan menyasar rute dan titik yang telah ditentukan,” jelas Sugito.
Ia menegaskan, sinergi TNI-Polri menjadi bagian penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kota Semarang. Melalui patroli bersama, pemantauan wilayah diharapkan semakin optimal, sekaligus meningkatkan kesiapan aparat dalam merespons potensi gangguan keamanan.
Sugito menambahkan, pelaksanaan patroli tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga mengedepankan langkah pencegahan dan pendekatan humanis kepada masyarakat.
“Dalam pelaksanaannya, anggota kami tekankan untuk bertindak sesuai prosedur, mengutamakan keselamatan, dan tetap mengedepankan sikap humanis. Apabila ditemukan adanya aktivitas yang mengarah pada balap liar atau tawuran, tentu akan dilakukan langkah penanganan sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.
Selain mengintensifkan patroli, Polrestabes Semarang mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam mencegah aksi balap liar dan tawuran. Para orang tua secara khusus diimbau meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak dan remaja, terutama ketika berada di luar rumah pada malam hari.
Masyarakat yang mengetahui adanya potensi gangguan keamanan juga diharapkan segera menyampaikan informasi kepada kepolisian melalui Bhabinkamtibmas, Polsek terdekat, atau layanan kepolisian 110.
Melalui patroli gabungan tersebut, Polrestabes Semarang bersama Kodim 0733/BS berkomitmen meningkatkan upaya pencegahan dan menjaga kondusivitas wilayah Kota Semarang. Kehadiran personel TNI-Polri di lapangan diharapkan mampu menekan potensi aksi balap liar dan tawuran sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Seluruh rangkaian apel kesiapan berlangsung aman, tertib, dan lancar. ***



