Beranda / REGIONAL / Puncak Mudik Gratis Jateng, 640 Pemudik Diberangkatkan dengan KA Tawang Jaya

Puncak Mudik Gratis Jateng, 640 Pemudik Diberangkatkan dengan KA Tawang Jaya

JAKARTA, obyektif.tv – Program mudik gratis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui moda kereta api mencapai puncaknya pada Selasa (17/3/2026). Sebanyak 640 pemudik diberangkatkan dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta, menuju Stasiun Tawang, Semarang, menggunakan KA Tawang Jaya pada pukul 18.25 WIB.

Pemberangkatan delapan gerbong kereta tersebut dilepas oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen. Gus Yasin, sapaan akrabnya, hadir mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Rangkaian KA Tawang Jaya melayani rute jalur pantura dengan sejumlah pemberhentian, di antaranya Bekasi, Haurgeulis, Jatibarang, Cirebon Prujakan, Babakan, Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Weleri, hingga Semarang.

“Alhamdulillah, hari ini kita purna memberangkatkan mudik. Tujuannya banyak, dari Pekalongan, Brebes, Tegal, Semarang sampai Pati,” ujar Gus Yasin.

Ia menegaskan, program mudik gratis tidak hanya menyediakan layanan transportasi, tetapi juga membuka kesempatan bagi para perantau untuk kembali berkumpul dengan keluarga di kampung halaman. Program ini juga mengakomodasi pemudik penyandang disabilitas.

Untuk memastikan kondisi kesehatan pemudik tetap terjaga, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan tim medis di stasiun tujuan guna mengantisipasi kebutuhan kesehatan setelah perjalanan panjang.

Selain itu, Gus Yasin mengimbau para pemudik agar memastikan keamanan rumah yang ditinggalkan serta menjaga kesehatan selama perjalanan, khususnya di tengah momentum Ramadan.

Program ini mendapat respons positif dari masyarakat. Salah satu peserta, Uyung Lestari (40), pekerja swasta asal Pati yang merantau di Jakarta, mengaku baru pertama kali mengikuti mudik gratis bersama keluarganya.

“Kalau tidak ikut ini, bisa habis sekitar Rp500 ribu per orang. Empat orang hampir Rp2 juta. Jadi sangat membantu,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Asharudin (32), pekerja bengkel di Tangerang asal Kendal. Ia mengetahui program tersebut dari rekan kerjanya dan berhasil mendapatkan kuota setelah mendaftar secara daring.

“Daftarnya online dan rebutan. Saya kebetulan dapat. Sangat membantu,” katanya.

Meski demikian, ia berharap kuota program mudik gratis ke depan dapat ditambah karena tingginya minat masyarakat.

Sebelumnya, pada hari yang sama, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi juga memberangkatkan 648 pemudik menggunakan KA Jaka Tingkir dari Stasiun Pasar Senen menuju Solo.

Dengan pemberangkatan ini, program mudik gratis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tahun 2026 pun mencapai puncak sekaligus resmi berakhir. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *