JURNALIS/EDITOR: Dwi Roma | KENDAL | obyektif.tv
ALUNAN “Mars PKK” membahana di kawasan utara Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Bertempat di Balai RW 11 Perumahan Graha Raya 2, Desa Sarirejo, Ahad (28/6/2026) pagi, panggung unjuk kreasi bertajuk Lomba Paduan Suara PKK RW 11 sukses digelar.

Perhelatan yang diikuti oleh 19 kelompok dari seluruh RT di wilayah tersebut, hadir bukan sekadar sebagai ajang kompetisi, melainkan sebuah ikhtiar kultural dalam menyongsong Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Rangkaian acara yang bergulir sejak pukul 09.00 WIB ini dibuka secara resmi oleh Ketua RW 11 Joko Suryo Saputro, didampingi Ketua PKK RW 11 Retno Sukowati, dan Ketua Panitia Feriana S.
Dalam sambutannya, Ketua PKK RW 11 Retno Sukowati menegaskan bahwa pada dasarnya lomba ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan memupuk solidaritas antarwarga.

“Lebih dari itu, lomba ini memanggul misi mulia untuk menggaungkan kembali eksistensi kekayaan lagu-lagu daerah ke tengah masyaraka,” ujar Retno.
Di hadapan dewan juri yang berkompeten—yakni Nunung Indriastuti selaku Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Desa Sarirejo, Sutrisno selaku Sekretaris Desa (Sekdes) Sarirejo, dan Muhammad Mirza Zulfan selaku akademisi musik dari Universitas Negeri Semarang (Unnes)—setiap kontingen menyajikan performa terbaik dengan batas durasi maksimal sembilan menit. Mereka diwajibkan melantunkan “Mars PKK” serta satu lagu daerah pilihan.

Ketua Dewan Juri Muhammad Mirza Zulfan, menguraikan bahwa penilaian bertumpu pada tiga poros utama: aspek vokal, kekompakan, dan penampilan.
“Meski mencatat perlunya pembenahan pada detail teknik vokal, seperti intonasi dan harmonisasi, kami mengapresiasi tinggi atas kedisiplinan estetika peserta, mulai dari ketepatan tempo hingga keserasian kostum Batik PKK Nasional yang anggun,” jelas Mirza.

Sebagai salah satu juri, Ketua TP PKK Desa Sarirejo Nunung Indriastuti menyebut lomba ini sebagai kegiatan yang luar biasa.
“Saya sangat berharap, lomba ini bisa menginspirasi RW-RW yang lain,” tutur Nunung.

Setelah melalui persaingan sengit, PKK RT 03 keluar sebagai Juara Pertama, disusul oleh RT 13 sebagai Juara Kedua, dan RT 02 menempati posisi Ketiga. Sementara itu, gelar Harapan Pertama dan Harapan Kedua masing-masing diraih oleh RT 07 dan RT 04.
Keberhasilan ini disambut haru oleh perwakilan PKK RT 03, Windasari.

“Alhamdulillah. Pencapaian ini adalah buah manis dari latihan intensif di sela kesibukan domestik kami para ibu rumah tangga,” ungkap Windasari, mewakili 9 rekan sekelompoknya.
Sebagai jawara, lewat sajian “Mars PKK” dan “Gambang Suling”, mereka kini mengemban mandat terhormat dari Ketua RW untuk mengumandangkan lagu kebangsaan pada puncak Perayaan Kemerdekaan 17 Agustus mendatang, bersamaan dengan penyerahan hadiah pemenang.
Momentum berkumpulnya warga ini juga dimanfaatkan secara taktis oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Sarirejo. Sesaat sebelum pengumuman pemenang, Sekdes Sutrisno menyisipkan Sosialisasi Tertib Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Adminduk Capil) 2026.
“Melalui sosialisasi singkat ini, kami, Pemdes Sarirejo mendorong warga perumahan untuk segera memutakhirkan dokumen kependudukan menjadi KTP Desa Sarirejo demi integrasi data publik,” terang Sutrisno.
Jelang tengah hari, seluruh rangkaian acara ditutup dengan sesi nyanyi santai dan foto bersama.
Kendati kompetisi telah usai, harmoni yang tercipta di Perumahan Graha Raya 2 ini menyisakan pesan mendalam tentang arti penting kekompakan, keguyuban, dan semangat gotong royong yang terus hidup di sanubari warga.***










