Beranda / LIFESTYLE / MUSIK / Saloka Mencari Musik 2026 Lahirkan Tiga Juara, Perkuat Promosi Wisata Lewat Musik

Saloka Mencari Musik 2026 Lahirkan Tiga Juara, Perkuat Promosi Wisata Lewat Musik

KABUPATEN SEMARANG, obyektif.tv – Ajang Saloka Mencari Musik 2026 melahirkan tiga karya terbaik sekaligus mempertegas komitmen Saloka Theme Park memanfaatkan musik sebagai strategi promosi destinasi wisata. Tiga pemenang diumumkan langsung oleh Music Director Saloka Mencari Musik 2026, Eross Chandra, pada Sabtu (27/6/2026).

Dari total 103 karya yang dikirimkan peserta dari berbagai daerah, tiga lagu terbaik yang terpilih adalah Hari Penuh Ceria karya Anggara Musiclab, Weekend karya Deny Muhadi, dan Pasar Malam yang dibawakan Jambore.

Music Director Saloka Mencari Musik 2026, Eross Chandra, mengatakan proses penjurian berlangsung cukup panjang karena banyak karya yang memiliki kualitas baik, baik dari sisi komposisi maupun produksinya.

“Terus terang, memilih karya terbaik untuk Saloka Mencari Musik ini bukan hal yang mudah, bahkan cenderung bikin pusing,” kata Eross.

Menurutnya, penilaian tidak hanya mempertimbangkan kualitas musikal, tetapi juga kesesuaian lirik dengan citra Saloka serta suasana lagu yang mampu merepresentasikan identitas taman rekreasi tersebut.

“Demo yang dikirim sangat beragam. Banyak yang secara produksi bagus, materinya juga bagus. Ada yang demonya fals, tetapi materinya bagus. Semua itu saling terkait dan tidak bisa dinilai hanya dengan sekali dengar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proses seleksi dilakukan secara bertahap mulai dari 103 karya yang kemudian disaring menjadi 50 lagu, hingga mengerucut menjadi 10 finalis terbaik. Tim juri bersama manajemen Saloka juga melakukan pengecekan terhadap karya yang terindikasi menggunakan kecerdasan buatan (AI).

“Tiga lagu terbaik ini memiliki genre yang berbeda-beda. Mereka tetap membawa identitas masing-masing sehingga ketika diputar secara berurutan tidak terasa membosankan,” jelas Eross.

Board of Directors Saloka Theme Park, Dani Agung Nugroho, mengatakan penyelenggaraan Saloka Mencari Musik bukan sekadar kompetisi bagi para musisi, melainkan bagian dari strategi memperkuat promosi Saloka melalui media musik.

Menurutnya, lagu memiliki daya jangkau yang luas dan mampu membangun kedekatan emosional dengan masyarakat sehingga dapat menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan destinasi wisata.

“Ini bagian dari promosi melalui media lagu. Semakin banyak orang mendengarkan, maka Saloka akan semakin dikenal,” ujarnya.

Dani mengatakan, lagu-lagu pemenang tidak hanya akan diputar di kawasan Saloka Theme Park, tetapi juga dipromosikan melalui radio. Bahkan, pihaknya berharap karya tersebut dapat berkembang menjadi soundtrack film pada masa mendatang.

“Karya mereka tidak hanya akan diperdengarkan di kawasan Saloka, selanjutnya akan ada promo radio. Bahkan saya juga berangan-angan lagu ini bisa menjadi soundtrack film,” katanya.

Sementara itu, General Manager Saloka, Agustinus Hariyanto, mengatakan pengumuman pemenang sengaja dilakukan pada masa peak season agar pengunjung dapat menikmati rangkaian hiburan yang lebih beragam.

Selain peluncuran lagu pemenang, Saloka menghadirkan panggung komunitas yang diisi berbagai aktivitas, mulai dari komunitas otomotif dan Vespa, grafiti, BMX dan skateboard, beatbox, hingga stand up comedy.

“Kami juga mengampanyekan kepedulian terhadap lingkungan melalui aksi kecil namun nyata, yaitu pemilahan sampah organik dan anorganik,” ujarnya.

Hariyanto menambahkan, setiap perayaan ulang tahun Saloka selalu mengusung tema yang berbeda. Jika tahun sebelumnya mengangkat seni tradisi dengan melibatkan ratusan penari, tahun ini Saloka memilih memberikan ruang yang lebih luas bagi komunitas kreatif.

“Tahun ini lebih mewadahi komunitas karena kebutuhan ruang ekspresi dan kreativitas. Kami berharap Saloka menjadi ruang yang inklusif, sehingga semua orang bisa unjuk gigi sekaligus memperkuat ekosistem kreatif di sekitar destinasi wisata,” pungkasnya. ***

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *