JURNALIS/EDITOR: Dwi Roma | KENDAL | obyektif.tv
IKATAN suci persaudaraan yang terjalin selama menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci kini resmi diperkokoh di Tanah Air. Forum Persaudaraan Jamaah Haji Al Barokah 2026 menggelar pertemuan perdana guna membentuk struktur kepengurusan jam’iyah sekaligus mempererat tali silaturahmi, bertempat di Gedung Putih Yayasan Al Ikhlas Al Asyariyyah, Bumi Jabal, Desa Protomulyo, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, Ahad (2/8/2026) pagi.

Mengusung tema “Merajut Ukhuwah, Menguatkan Persaudaraan Jamaah Haji Al Barokah menuju Haji Mabrur”, perhelatan bersejarah ini dihadiri oleh seluruh alumni jamaah haji angkatan 2026 Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Al Barokah Kabupaten Kendal.
Rangkaian acara diawali secara khidmat dengan pembacaan doa dan tahlil bersama.

Suasana kebersamaan semakin hangat saat memasuki sesi sambutan dari tuan rumah Haji Khodhirin, yang dilanjutkan dengan laporan Ketua Panitia Kiai Haji (KH) Muhammad Nafis Muhtarom Zaini (MZ).

Turut hadir membersamai acara, dr H Agus Suwondo—sosok dokter yang aktif dalam kegiatan sosial dan senantiasa setia mendampingi jamaah KBIH Al Barokah. Nama KH Ali Nurudin (Ustaz Ali), Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Jabal Nur Kaliwungu, juga tercatat dalam jajaran pengurus KBIH Al Barokah.

Dalam tausiyahnya, pengurus KBIH Al Barokah, KH Ubaidillah Mubarok, menegaskan pentingnya merawat ukhuwah Islamiyah pascapulang ke Tanah Air sebagai cerminan kemabruran haji.

”Pengalaman membersamai jutaan umat berbaju ihram yang sama di Arafah, Muzdalifah, dan Mina menanamkan kasih sayang yang harus terus dirawat dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat,” tutur Kiai Ubaidillah menuntun nurani para jamaah.

Para jamaah yang hadir ini merupakan rombongan berjumlah 190 orang se-Kabupaten Kendal. Sebelumnya, mereka diberangkatkan dari Ponpes Alfadllu 2 Desa Sidorejo, Kecamatan Brangsong menuju Makkah Al-Mukarramah pada 26 April 2026, dan telah kembali tiba di Tanah Air pada 10 Juni 2026.

Kekuatan jamaah tersebut terbagi secara presisi ke dalam lima rombongan (masing-masing 40 orang), yaitu: Rombongan 5 (Kecamatan Singorojo, Boja, dan Limbangan);Rombongan 6 (Kecamatan Sukorejo, Weleri, dan Rowosari); Rombongan 7 (Kecamatan Pegandon, Patebon, dan Gemuh); Rombongan 8 (Kecamatan Kendal, Brangsong, dan Ngampel); serta Rombongan 9 (Kecamatan Kaliwungu dan Kaliwungu Selatan).

Memasuki agenda inti, KH Muhammad Nafis MZ—jamaah asal Kampung Kuwayuhan, Desa Nolokerto, Kecamatan Kaliwungu yang juga bertindak sebagai Ketua Rombongan 9 sekaligus Koordinator Lima Rombongan—terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Forum Persaudaraan Jamaah Haji Al Barokah 2026.
Sebagai ketua terpilih, KH Muhammad Nafis MZ diberi hak penuh untuk menyusun struktur kepengurusan di bawah kepemimpinannya.
”Harapannya, persaudaraan kami ke depan semakin terjalin kuat menjadi sebuah keluarga,” tegas Nafis mantap.
Mengawali kepemimpinannya, KH Muhammad Nafis MZ langsung memimpin musyawarah dan mengetuk palu kesepakatan untuk program kerja utama organisasi, yaitu Agenda Silaturahmi Tahunan, berupa kunjungan silaturahmi setahun sekali ke kediaman Nyai Hajjah To’ah—istri Almarhum KH Dimyati Rois—serta keluarga besar Ponpes Al Fadllu.
Program lainnya, Agenda Pertemuan Triwulanan, berupa pertemuan otonom tingkat rombongan (40 orang) yang digelar tiga bulan sekali secara bergantian lokasi tuan rumah (sistem arisan/narik).
Acara yang berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan ini ditutup secara resmi dengan sesi foto bersama, menandai babak baru perjalanan jam’iyah dalam merawat kemabruran haji sepanjang hayat.***










